ROOL – Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menerima kunjungan lapangan tim investor asal China untuk mematangkan rencana pengembangan infrastruktur Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis tenaga surya (solar panel) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (20/6/2026) kemarin.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh tim investor China bersama mitranya, Wim Tangkalisan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penjajakan awal yang sebelumnya telah dilakukan di Jakarta pada 2 April 2026 lalu. Dalam kunjungan kali ini, pihak investor langsung turun ke lapangan untuk memetakan potensi wilayah serta memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di kabupaten paling selatan Indonesia tersebut.
Kemandirian Energi di Wilayah Kepulauan
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyatakan bahwa kehadiran investasi EBT ini sangat krusial bagi daerah kepulauan seperti Rote Ndao. Pemanfaatan energi surya dinilai menjadi jawaban konkret atas tantangan pemenuhan kebutuhan listrik sekaligus mewujudkan kemandirian energi di beranda depan NKRI.
”Kedatangan mereka bertujuan melakukan survei lapangan dan melihat secara langsung potensi yang dimiliki daerah, khususnya dalam pengembangan energi terbarukan dan infrastruktur pendukungnya,” ujar Paulus, Minggu (21/6/2026).
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membuka pintu lebar-lebar bagi masuknya investasi ini. Paulus berharap kolaborasi tersebut dapat memperkuat sistem kelistrikan daerah sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat setempat.
”Kami berharap kerja sama ini mampu mendorong investasi, memperkuat ketersediaan energi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat Rote Ndao,” kata Paulus. (*)







