ROOL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao mulai melaksanakan uji coba (pilot project) program Sekolah Aman Bencana Terintegrasi (SAHABAT) di tiga sekolah sejak minggu kedua dan ketiga Juni 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Rote Ndao, Janwes N.H. Nauk, S.STP, menyampaikan perkembangan program tersebut pada Minggu (21/6/2026).
Tiga sekolah yang menjadi lokasi percontohan dari inovasi gagasan Janwes N.H. Nauk ini meliputi SMP Negeri 3 Lobalain, SMP Negeri 2 Rote Barat Laut, dan SMP Negeri 1 Rote Barat Daya. Penerapan program SAHABAT di institusi pendidikan tersebut dijalankan secara bertahap.
Tiga Pilar Utama Mitigasi Proyek SAHABAT
Pelaksanaan proyek percontohan ini bertumpu pada tiga pilar sekolah aman bencana terintegrasi. Pilar pertama berkaitan dengan fasilitas dan infrastruktur aman bencana. Langkah awal yang dilakukan oleh petugas di lapangan adalah melakukan pemasangan jalur evakuasi serta penetapan titik kumpul di area sekolah.
Pilar kedua adalah manajemen sekolah aman bencana. Pada tahap ini, BPBD Kabupaten Rote Ndao melakukan pembentukan Tim Siaga Bencana yang melibatkan pihak internal dari ketiga sekolah tersebut.
Pilar ketiga berfokus pada edukasi dan pengurangan risiko bencana di lingkungan sekolah. Langkah ini diwujudkan melalui pemberian pembekalan materi serta pelaksanaan gladi ruang bagi seluruh anggota Tim Siaga Bencana yang telah terbentuk di masing-masing sekolah. (*)







