Aksi 3 Jam Polisi dan Nelayan Evakuasi Paus Pilot yang Terjebak Pukat

- Tim

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

saat menyelamatkan segerombolan paus pilot yang terjebak pukat nelayan di Perairan Desa Fuanfuni, Rote Ndao, NTT, Senin (9/3/2026). FOTO: ROOL/Ho-humasPolresRN

saat menyelamatkan segerombolan paus pilot yang terjebak pukat nelayan di Perairan Desa Fuanfuni, Rote Ndao, NTT, Senin (9/3/2026). FOTO: ROOL/Ho-humasPolresRN

ROOLNEWS.ID – Personel Polsek Rote Barat Daya bersama warga melakukan aksi heroik menyelamatkan segerombolan paus pilot (Globicephala macrorhynchus) yang terjebak pukat nelayan di perairan Desa Fuanfuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Senin (09/03/2026) sore.

​Langkah cepat ini diambil untuk memastikan mamalia laut tersebut kembali ke habitatnya sebelum air laut mencapai titik surut terendah yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

​Kejadian bermula saat pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kawanan paus yang terjerat jaring. Menanggapi informasi tersebut, piket Polsek Rote Barat Daya dipimpin Aiptu Edwin C. Seran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.

​Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan, S.H., menjelaskan bahwa proses penggiringan dilakukan secara manual menggunakan perahu nelayan dengan alat seadanya.​

“Dengan peralatan seadanya kami berhasil menggiring gerombolan paus pilot itu ke perairan yang lebih dalam,” jelas Ipda Subur.

​Bukan tanpa alasan, evakuasi ini menjadi sangat krusial karena faktor alam. Waktu tiga jam yang dihabiskan tim di laut merupakan upaya berkejaran dengan waktu sebelum air laut surut, yang dikhawatirkan akan membuat kawanan paus tersebut terjebak secara permanen di area dangkal atau terdampar.

​”Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi jika gerombolan paus tersebut terjebak lagi saat air laut mulai surut. Aksi dramatis itu memakan waktu sekitar tiga jam,” tambah Subur.

​Operasi penyelamatan dinyatakan selesai setelah kawanan Globicephala macrorhynchus dipastikan telah berenang menuju perairan dalam dan mencapai titik aman.

​”Kami berterima kasih kepada nelayan yang telah membantu proses penyelamatan gerombolan ikan paus yang dilakukan hari ini,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar
Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WITA

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 00:55 WITA

Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:00 WITA

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA