16th ANNIVERSARY
2026
Rote Ndao

Abrasi Gerus Desa Sedeoen, Ratusan Jiwa Terancam dalam Sunyi Tanpa Advokasi

• 2 menit membaca

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Abrasi Gerus Desa Sedeoen, Ratusan Jiwa Terancam dalam Sunyi Tanpa Advokasi

Abrasi Gerus Desa Sedeoen, Ratusan Jiwa Terancam dalam Sunyi Tanpa Advokasi

ROOLNEWS.ID – Warga di pesisir Desa Sedeoen, Kecamatan Rote Barat, hidup dalam kecemasan akibat abrasi parah yang terus menggerus permukiman mereka di Dusun Loedi dan Oefoe. Ironisnya, krisis ekologis yang telah berlangsung bertahun-tahun ini seolah luput dari radar para aktivis maupun badan lingkungan hidup, meninggalkan warga berjuang sendirian melawan amukan alam.

Abrasi Gerus Desa Sedeoen, Ratusan Jiwa Terancam dalam Sunyi Tanpa Advokasi

Kondisi darurat ini dikonfirmasi langsung oleh Penjabat Kepala Desa Sedeoen, Susana Sofia Yuliani Fuah, Sabtu (27/9/2025). Ia membenarkan bahwa sejak menjabat, belum ada satu pun inisiatif atau perhatian yang datang dari kelompok pemerhati lingkungan untuk melihat langsung atau memberikan advokasi terhadap bencana yang mengancam warganya.

Dampak abrasi di lapangan sangat nyata dan merusak. Garis pantai terkikis hebat, menumbangkan barisan pepohonan, dan merusak infrastruktur jalan. Gelombang pasang kini dengan mudah mencapai pekarangan rumah warga, meningkatkan risiko banjir rob yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Keindahan Pantai Oefoe yang dulu menjadi daya tarik pun kini tinggal kenangan.

Di tengah situasi genting ini, Pemerintah Desa Sedeoen berencana mengambil langkah konkret dengan membangun tembok penahan atau tanggul untuk melindungi permukiman. Namun, upaya ini terasa berat tanpa dukungan atau advokasi dari berbagai pihak.

Harapan sekaligus keputusasaan warga tergambar jelas dari suara pemimpin mereka, cerminan keputusasaan warga yang menghadapi krisis ekologis ini dalam kesunyian, menanti uluran tangan dari pihak yang semestinya berada di garis terdepan. (*/tim/rn)

Ikuti Berita ROOLNEWS.id di Google News Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung di feed Google News Anda
Terverifikasi Google News
IKUTI
Sembako Murah Golkar di Papela Diserbu Warga
← Sebelumnya Sembako Murah Golkar di Papela Diserbu Warga
Debit Air Sumur Menurun, 203 KK di Pulau Landu Terpaksa Bergantung pada Air Hujan
Selanjutnya → Debit Air Sumur Menurun, 203 KK di Pulau Landu Terpaksa Bergantung pada Air Hujan
Bagikan
WhatsApp Facebook