16th ANNIVERSARY
2026
Pembangunan

Lebih Aman, Jembatan Gantung Rote-Usu Bakal Bebaskan Anak Sekolah dari Risiko Naik Sampan

• 2 menit membaca

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih Aman, Jembatan Gantung Rote-Usu Bakal Bebaskan Anak Sekolah dari Risiko Naik Sampan

Lebih Aman, Jembatan Gantung Rote-Usu Bakal Bebaskan Anak Sekolah dari Risiko Naik Sampan

📋Daftar Isi[sembunyikan]
  1. ​Spesifikasi Fisik dan Target Rampung
  2. ​Peningkatan Keamanan Mobilitas Warga

ROOL – Bupati Rote Ndao Paulus Henuk meninjau langsung perkembangan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Pulau Rote dan Pulau Usu di Daiama, Kecamatan Landu Leko, Senin (1/6/2026). Peninjauan bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur berjalan tepat waktu demi keselamatan mobilitas warga.

​Kehadiran jembatan penyeberangan tersebut dirancang untuk mengatasi kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat setempat. Sebelum proyek ini berjalan, warga serta anak-anak sekolah harus bertaruh keselamatan dengan menggunakan sampan dayung untuk menyeberang pulau demi mengakses fasilitas pendidikan dan menjalankan aktivitas harian.

Spesifikasi Fisik dan Target Rampung

​Jembatan gantung yang diperuntukkan khusus bagi pejalan kaki ini direncanakan memiliki bentang panjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,5 meter. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menargetkan seluruh proses konstruksi fisik infrastruktur penghubung ini selesai sepenuhnya pada akhir tahun 2026.

​Pemerintah daerah menyatakan bahwa tolok ukur keberhasilan pembangunan ini tidak hanya dilihat dari selesainya struktur konstruksi, melainkan dari seberapa besar asas manfaat dan keamanan yang dapat dinikmati oleh masyarakat setelah proyek tersebut dioperasikan.

Peningkatan Keamanan Mobilitas Warga

​Melalui peninjauan di lapangan, Bupati Rote Ndao menegaskan bahwa orientasi pembangunan infrastruktur harus didekatkan pada kebutuhan riil publik untuk memberikan dampak nyata.

​Dengan tersedianya akses penyeberangan yang lebih aman dan nyaman, hubungan antarpulau diharapkan menjadi lebih lancar. Fasilitas ini diproyeksikan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Landu Leko, baik dari aspek mobilitas sosial maupun kelancaran kegiatan pendidikan.

Diberitakan sebelumnya, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan proyek strategis ini guna menyediakan akses darat yang aman dan permanen bagi masyarakat setempat.

​Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi NTT, Audrian Ramanta Herdy, mengungkapkan bahwa jembatan ini dirancang khusus untuk pejalan kaki dengan bentang sepanjang 100 meter dan lebar 1,5 meter. Meski terlihat ramping, kekuatannya telah diperhitungkan secara matang dengan mencakup beban angin, gempa, hingga beban penggunaan. Dari sisi keamanan, struktur jembatan gantung tipe rigid berbahan galvanis ini diklaim jauh lebih stabil dan sudah memenuhi standar teknis nasional. (**)

Ikuti Berita ROOLNEWS.id di Google News Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung di feed Google News Anda
Terverifikasi Google News
IKUTI
Lebih Aman, Jembatan Gantung Rote-Usu Bakal Bebaskan Anak Sekolah dari Risiko Naik Sampan
← Sebelumnya Antisipasi Kriminalitas, Polsek Rote Selatan dan Pantaibaru Gencarkan Patroli Malam Hingga Sambang Warga
Bagikan
WhatsApp Facebook