ROOL – Bupati Rote Ndao menyerahkan proposal usulan pembangunan infrastruktur daerah langsung kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat melakukan kunjungan kerja di Rote Ndao, Sabtu (30/5/2026).
Menteri PU memberikan respons positif terhadap dokumen usulan tersebut. Ia langsung menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal terkait untuk melakukan kajian teknis serta menindaklanjuti permohonan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Usulan Jalan, Jembatan, dan Pengelolaan Sampah
Dalam dokumen proposal yang disesuaikan dengan bidang kerja Kementerian PU, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengajukan sejumlah proyek fisik prioritas. Usulan tersebut meliputi perubahan status beberapa ruas jalan provinsi menjadi jalan nasional, perbaikan ruas Jalan yang rusak, serta pembangunan infrastruktur jalan menuju Titik Nol Pulau Rote.
Selain infrastruktur jalan, Pemkab Rote Ndao mengusulkan pembangunan jembatan di Kecamatan Rote Tengah. Bupati juga mengajukan rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan sistem sanitary landfill. Fasilitas pengelolaan sampah modern ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan aktivitas ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao juga menyertakan beberapa dokumen usulan pembangunan infrastruktur strategis pada sektor lainnya dalam bundel proposal tersebut. Langkah ini diambil sebagai upaya menyeluruh untuk mendukung konektivitas wilayah dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.
Pengembangan Irigasi Pertanian dan Peninjauan Lapangan
Sebelum penyerahan proposal, Bupati dan Menteri PU berdialog langsung dengan para petani di Kapasiok. Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan kebutuhan penambahan titik sumur bor untuk memperluas layanan irigasi, serta pengalihan sumber energi operasional dari bahan bakar minyak (BBM) ke panel surya demi menekan biaya produksi. Pemerintah juga berencana menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di wilayah tersebut.
Menanggapi aspirasi itu, Menteri PU menekankan pentingnya optimalisasi jaringan irigasi yang sudah tersedia melalui pembangunan saluran tersier. Hal ini bertujuan agar pembagian debit air dapat menjangkau lebih banyak lahan pertanian secara merata guna memperkuat ketahanan pangan daerah.
Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan bersama tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan Balai Wilayah Sungai ke ruas Jalan Letelangga yang mengalami kerusakan struktur. Di lokasi, Bupati meminta tim teknis bersama Pemerintah Provinsi untuk melakukan kajian hidrologi bawah permukaan, guna mendeteksi adanya aliran sungai atau mata air bawah tanah sebelum memulai perbaikan fisik jalan. (**)






