BERITA ROTE NDAO

Bidik Pasar Luas, Abon Ikan WBP Lapas Baa Bersiap Kantongi Izin BPOM

6 menit yang lalu • 2 menit membaca

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iduladha 1447 H, Pemkab Rote Ndao Salurkan 11 Sapi Kurban dan Ajak Warga Jaga Kerukunan

ROOL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Baa terus bergerak maju dalam memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui program pembinaan kemandirian terbaru, para warga binaan kini dilatih memproduksi abon ikan dan dendeng ikan guna membidik peluang pemasaran yang lebih luas.

​Kegiatan produktif ini digelar di dapur Lapas Baa pada Rabu, (27/5/2026), bekerja sama dengan PKBM Zaitun. Di bawah pendampingan langsung dari instruktur Marlen Latupeirissa, para peserta dibekali keterampilan komprehensif, mulai dari proses pengolahan ikan mentah hingga menjelma produk yang siap jual.

​Kepala Lapas Kelas III Baa, Hariyadi N. Maikameng, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan fondasi penting dalam menyiapkan masa depan para warga binaan sekaligus menyukseskan program unggulan instansi.

​“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan memiliki keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal kemandirian setelah bebas nanti. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung program ‘1 Lapas 1 Produk’ yang terus kami dorong pengembangannya,” ujar Hariyadi.

​Sinergi lintas sektor ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Hal tersebut terlihat dari kehadiran Ketua PKBM Zaitun, Sifera A. L. Panie bersama tim, serta Kepala Seksi PKLK Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao, Charles Lilo, yang datang memantau langsung jalannya pelatihan.

​Sebagai panggung promosi perdana, produk kuliner hasil karya warga binaan ini direncanakan akan dipasarkan pada Festival Pameran HUT RI ke-81 di Kabupaten Rote Ndao. Sifera A. L. Panie mengaku sangat optimis dengan kualitas produk yang dihasilkan.

​“Kami melihat potensi besar dari hasil karya warga binaan. Ke depan, produk ini diharapkan tidak hanya menjadi hasil pelatihan, tetapi juga mampu memiliki daya saing dan nilai jual di masyarakat,” kata Sifera.

​Menjamin keberlanjutan program tersebut, Lapas Baa bersama PKBM Zaitun berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan berkelanjutan. Langkah nyata ini akan meliputi peningkatan kualitas produksi hingga pengurusan izin edar dan sertifikasi BPOM agar produk olahan ikan tersebut memiliki peluang pemasaran yang jauh lebih luas. (**)

Info Iklan

Mau Pasang Iklan?

Promosikan bisnis, produk, atau acara Anda dan jangkau ribuan pembaca setia RoteOnline News!

Hubungi via WhatsApp
Ikuti Berita ROOLNEWS.id di Google News Dapatkan berita terbaru dan terpercaya langsung di feed Google News Anda
Terverifikasi Google News
IKUTI
Dukung Sektor Mikro, Bupati Rote Ndao Minta Bank NTT Agresif Salurkan Kredit Produktif
← Sebelumnya Dukung Sektor Mikro, Bupati Rote Ndao Minta Bank NTT Agresif Salurkan Kredit Produktif
Bagikan WhatsApp Facebook ×
🤖 Baca Cepat ×