ROOL – Ratusan pemuda yang merupakan perwakilan pemuda gereja serta pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Rote Ndao dibekali pemahaman hukum sejak dini. Langkah preventif ini dikemas melalui kegiatan sosialisasi dalam rangkaian Kemah Pemuda Rote Ndao.
Bertempat di halaman Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Desa Sanggoen, Kecamatan Lobalain, kegiatan edukasi ini dimulai sejak subuh, Minggu (24/05/2026) sekitar pukul 05.30 WITA. Untuk mendukung kelancaran kemah, sejumlah fasilitas tenda milik Polres Rote Ndao dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut didirikan di lokasi.
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Rote Ndao AKP Frits O Matly, Kasat Narkoba IPTU I Komang Suita, S.IP, dan Bhabinkamtibmas Desa Sanggoen BRIGPOL Heru Saleh, S.H. Fokus materi yang diberikan menyasar pada realita perilaku remaja serta potensi tindak pidana yang kerap terjadi di tengah masyarakat.
BACA JUGA
Implementasi Polri PRESISI, Propam dan SDM Polres Rote Ndao Gelar Sidak IntegritasBERITA ROTE NDAODalam paparannya, Kasat Binmas Polres Rote Ndao AKP Frits O Matly mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi penanganan kasus di Polres Rote Ndao, sebagian besar tindak pidana yang melibatkan remaja berakar dari konsumsi minuman keras (miras).
”Dalam beberapa kejadian, tindak pidana yang melibatkan remaja berawal dari mengonsumsi minuman keras. Dampaknya fatal, mulai dari tindak pidana penganiayaan, kecelakaan lalu lintas, hingga pengeroyokan. Selain itu, potensi lain seperti pergaulan bebas, balap liar, dan penyalahgunaan narkoba juga menjadi ancaman nyata yang bisa merusak masa depan serta nama baik keluarga,” tegas AKP Frits.
Tidak hanya mengantisipasi kriminalitas di dunia nyata, AKP Frits juga menyoroti tantangan di era digital. Menurutnya, media sosial saat ini kerap memicu konflik sosial baru akibat penyebaran hoaks dan narasi kebencian terhadap individu maupun instrumen pemerintah. Kondisi ini rentan menyebabkan polarisasi dan keresahan masyarakat, sehingga jajaran Polres hingga tingkat Bhabinkamtibmas terus bekerja maksimal memberikan mitigasi dan edukasi.
Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Rote Ndao IPTU I Komang Suita, S.IP menekankan bahwa sosialisasi ini merupakan implementasi nyata dari tagline “Polri Untuk Masyarakat”, di mana kepolisian hadir untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga dalam beraktivitas.
”Polri adalah mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika pemahaman para pemuda akan pentingnya taat aturan—baik di keluarga, sekolah, maupun hukum positif—dapat dijalankan dengan baik, maka masa depan generasi penerus bangsa akan lebih terang,” kata IPTU I Komang Suita.
Menutup rangkaian kegiatan, Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P. menjelaskan bahwa pendekatan humanis dan persuasif sengaja dipilih dalam sosialisasi ini demi mengawal masa depan para pemuda menjelang visi besar Indonesia Emas 2045. Kapolres berharap, perkemahan ini mampu menciptakan efek berantai (multiplier effect) yang positif di lingkungan masyarakat.
”Harapan kami, 150 orang yang hadir dalam kegiatan Kemah Pemuda Pemudi Rote Ndao ini bisa membagikan pengalamannya kepada teman-temannya yang lain. Jika satu orang peserta membagikan hal-hal positif ini kepada dua orang saja, maka dampak pencegahan terhadap pelanggaran hukum dan aksi kriminalitas akan meluas secara signifikan,” pungkas AKBP Mardiono.
(*)

















