Buntut Tawuran Puluhan Pelajar di Lobalain, Polisi Tegaskan Sanksi Keras Jika Terulang

- Tim

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seusai rapat Koordinasi Polsek Lobalain Bersama Orang Tua Siswa, Tokoh Masyarakat dan Pihak Sekolah Dalam Rangka Pencegahan Tawuran Antar Pelajar, Kamis (12/03/2026). FOTO ROOL/Ho-humasresRN

Foto bersama seusai rapat Koordinasi Polsek Lobalain Bersama Orang Tua Siswa, Tokoh Masyarakat dan Pihak Sekolah Dalam Rangka Pencegahan Tawuran Antar Pelajar, Kamis (12/03/2026). FOTO ROOL/Ho-humasresRN

ROOL – Personel Polsek Lobalain menempuh langkah persuasif untuk meredam aksi tawuran antar pelajar yang meresahkan warga. Upaya ini diwujudkan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang menghadirkan orang tua, siswa, guru SMA 1 Lobalain, hingga perangkat desa di Mapolsek Lobalain, Kamis (12/03/2026).

​Rapat tersebut dihadiri oleh Wakapolsek Lobalain Aiptu Agus Salim, S.H., Kanit Binmas Bripka Rusdi Y. Pandu, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mokdale Bripka Sumantri.

Peristiwa tawuran tersebut pecah pada Selasa, 10 Maret 2026. Berdasarkan pengembangan penyelidikan oleh Polres Rote Ndao, jumlah siswa yang terlibat ternyata membengkak. Awalnya, polisi mengamankan 14 orang, namun hasil interogasi mengungkap adanya 14 siswa tambahan.

​”Total siswa yang terlibat sebanyak 28 orang. Motifnya hanya karena salah paham antar sesama siswa,” ungkap Kapolsek Lobalain.

​Pasca-kejadian, ke-28 siswa tersebut telah menjalani proses pembinaan dan edukasi oleh Wakapolres Rote Ndao yang bertempat di Aula Catur Prasetya.

Meski diselesaikan secara kekeluargaan, Kapolsek menekankan bahwa pengawasan tidak boleh kendur. Ia meminta peran aktif orang tua dan komunitas di lingkungan tempat tinggal siswa, termasuk para Kepala Desa dan Lurah Mokdale yang turut hadir.

​”Salah satu solusi efektif adalah meningkatkan pengawasan ketat terhadap perilaku siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Jika terjadi lagi, maka kami akan melakukan tindakan tegas,” tambah Kapolsek.

Kejadian ini menjadi perhatian serius Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P. Ia menyayangkan aksi kekerasan ini tetap terjadi meski langkah-langkah pencegahan telah masif dilakukan oleh pihak kepolisian.

​”Saya berharap ini menjadi kejadian yang terakhir. Tujuan ke sekolah adalah belajar dan mencari ilmu untuk masa depan, bukan tawuran. Kita bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata AKBP Mardiono.

​Kapolres juga menitipkan pesan disiplin bagi para generasi muda di Rote Ndao.

“Belajar Yes, Tawuran No. Kejar cita-cita dan tanamkan disiplin sejak dini,” pungkasnya. (*/RN)

Berita Terkait

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis
Jaga Mata Air Oemau, Pemuda Katolik Rote Ndao Awali Aksi Nyata Kelola Sampah

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 00:55 WITA

Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Jumat, 17 April 2026 - 21:49 WITA

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA

BERITA ROTE NDAO

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Jumat, 17 Apr 2026 - 21:49 WITA