Benarkah Ekonomi Rote Ndao Tumbuh 7,98 Persen? Intip Ambisi Besar Pemkab di RKPD 2027

- Tim

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027, Kamis (12/03/2026). FOTO: ROOL/Ho-PPID Utama_DKISP Rote Ndao

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membuka Forum Perangkat Daerah Penyusunan RKPD Kabupaten Rote Ndao Tahun 2027, Kamis (12/03/2026). FOTO: ROOL/Ho-PPID Utama_DKISP Rote Ndao

ROOL – Angka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rote Ndao tengah menjadi perbincangan hangat. Dalam Forum Perangkat Daerah (FPD) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, mencuat data mengejutkan, pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat mencapai 7,98 persen hingga Maret 2027. Angka tersebut tidak hanya melampaui rata-rata nasional, tetapi juga menjadi fondasi bagi ambisi besar pembangunan di Bumi Ti’i Langga.

​Namun, di tengah euforia angka tersebut, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, justru memberikan catatan kritis kepada jajarannya. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan yang tinggi harus dibarengi dengan pola pikir (mindset) pelayanan yang nyata, bukan sekadar deretan angka di atas kertas.​

“Hari ini kita bicara rancang bangun Kabupaten Rote Ndao. Maka pola pikir kita adalah pola pikir pelayanan. OPD harus memahami betul permasalahan kita di Rote Ndao agar anggaran yang terbatas benar-benar menjadi solusi,” tegas Bupati Paulus saat membuka forum resmi tersebut.

​Pertumbuhan 7,98 persen ini akan diuji efektivitasnya melalui target besar lainnya, menurunkan angka kemiskinan menjadi 19 persen pada tahun 2029. Guna memastikan pertumbuhan ekonomi ini berdampak langsung pada masyarakat kelas bawah, Pemkab Rote Ndao menerapkan strategi terpadu melalui empat pilar utama, yakni Fokus Tepat Sasaran Program diwajibkan menyasar masyarakat pada kelompok Desil 1 dan Desil 2.​, Menekan Beban Pengeluaran dengan memastikan pengeluaran rumah tangga miskin dapat dikendalikan., Meningkatkan Pendapatan yaitu mendorong produktivitas ekonomi warga secara mandiri., dan Stabilisasi Harga Pangan dengan menjaga daya beli masyarakat melalui kontrol harga pasar yang stabil.

​Bupati Paulus juga mengingatkan bahwa ruang fiskal daerah saat ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyusun skala prioritas yang ketat sebelum menentukan besaran anggaran.

​Kolaborasi lintas sektor pun diperkuat. Sektor pariwisata diminta bersinergi dengan Badan Pendapatan Daerah untuk memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara penanganan stunting dilakukan secara terintegrasi melibatkan berbagai dinas terkait.

​Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi D. Dethan, menambahkan bahwa seluruh pemangku kebijakan memiliki tanggung jawab moral yang besar. Menurutnya, momentum FPD ini harus menggugah semangat kerja kolektif agar pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta penurunan kemiskinan bukan sekadar target, melainkan kenyataan yang dirasakan seluruh rakyat Rote Ndao. (*/RN)

Berita Terkait

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis
Jaga Mata Air Oemau, Pemuda Katolik Rote Ndao Awali Aksi Nyata Kelola Sampah

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 00:55 WITA

Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Jumat, 17 April 2026 - 21:49 WITA

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA

BERITA ROTE NDAO

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Jumat, 17 Apr 2026 - 21:49 WITA