ROOL – Bupati Rote Ndao Paulus Henuk bersama Wakil Bupati Apremoi D. Dethan mengevaluasi langsung kondisi pelayanan dan kebutuhan RSUD Ba’a dalam tatap muka bersama manajemen rumah sakit di RSUD Ba’a, Kamis (23/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, manajemen RSUD Ba’a menyampaikan sejumlah kendala operasional yang dihadapi. Poin utama yang menjadi sorotan meliputi prasarana bangsal, rehabilitasi ruangan, fasilitas kesehatan, insentif tenaga kesehatan, hingga ketersediaan dokter.
Inventarisasi Masalah dan Skala Prioritas APBD 2027
Menanggapi penyampaian manajemen, Bupati Paulus Henuk meminta seluruh kebutuhan rumah sakit diinventarisasi berdasarkan skala prioritas, termasuk ketersediaan alat kesehatan (alkes). Langkah ini disiapkan untuk pendorongan usulan anggaran pada APBD Tahun 2027.
Paulus Henuk menekankan pentingnya mendalami seluruh persoalan fasilitas, sarana prasarana, serta keluhan yang dirasakan langsung oleh pasien secara menyeluruh.
”Yang mengetahui kondisi keseluruhan RSUD tentu teman-teman dari RSUD. Karena itu, silahkan buat usulan. Tolong juga dalami semua permasalahan atau problem, terutama berkaitan dengan fasilitas, sarana prasarana dan keluh kesah pasien,” kata Paulus Henuk.
Selain penataan sarana dan prasarana, Bupati menginstruksikan Humas RSUD untuk memperkuat komunikasi publik terkait informasi pelayanan kesehatan agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas.
Alokasi Anggaran Rp1,5 Miliar untuk Ambulans dan Alkes
Bupati menginstruksikan agar seluruh hasil telaahan dan data permasalahan RSUD Ba’a segera diserahkan pada pekan depan untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Seluruh jajaran RSUD Ba’a juga diminta membangun kerja sama tim yang solid demi meningkatkan kinerja pelayanan.
”Prinsipnya saya dan ibu wakil datang untuk mendengarkan apa permasalahan yang dihadapi. Dan kita selesaikan bersama. Data-data tersebut agar minggu depan sudah harus disampaikan. Kita pasti benahi. Tahun ini dan tahun depan saya yakin kita sudah bisa benahi. Masukan-masukannya sudah dicatat. Yang bisa dikerjakan kita kerjakan,” tegas Paulus Henuk.
Sebagai langkah pembenahan awal, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao merencanakan alokasi anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Anggaran tersebut khusus diperuntukkan bagi pengadaan unit ambulans baru dan pemenuhan alat kesehatan di RSUD Ba’a. (**)













