Tepis Isu Lamban, Kapolres Rote Ndao: Hukum Adalah Panglima, Tak Ada Tebang Pilih

- Tim

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Menjawab potensi opini publik yang menilai penanganan perkara berjalan lamban, Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P., menegaskan bahwa institusinya bekerja profesional dan tidak tebang pilih. Ia menyatakan bahwa hukum adalah panglima dan setiap tindak pidana diproses sesuai koridor yang berlaku.

“Kita sementara fokus untuk menangani 3 (Tiga) tindak pidana yang dilaporkan pada Polres Rote Ndao, Sehingga tidak menyebabkan penggiringan opini bahwa Polres Rote Ndao terkesan lamban,” ungkap Kapolres, Sabtu (06/09/2025).

Sebagai bukti komitmen tersebut, Kapolres memaparkan progres tiga kasus besar. Pertama, kasus ITE di mana satu tersangka (EFM) telah ditahan dan berkasnya sudah masuk Tahap I di Kejaksaan Negeri Rote Ndao.

Kedua, kasus dugaan perusakan hutan yang dilaporkan Staf UPT KPH Rote Ndao. Saat ini, 15 saksi telah diperiksa dan penyidik sedang menunggu berita acara dari saksi ahli.

Ketiga, kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan WNA Spanyol (VG) sebagai terlapor dan warga Nemberala (OFM) sebagai korban. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan yang melibatkan koordinasi dengan Polda, Divhubinter Mabes Polri, dan penerjemah profesional.

Menurut Kapolres, fokus pada ketiga perkara ini adalah untuk segera menyelesaikannya dan menghindari prasangka buruk seperti kriminalisasi atau transaksional. “Kita Terus Bekerja Maksimal Untuk Membuat Terang Perkara,” tambahnya.

AKBP Mardiono menutup dengan imbauan kepada masyarakat agar bijak bermedia sosial dan tidak mudah terhasut berita hoaks, seraya berjanji akan terus transparan dalam memberikan informasi perkembangan kasus kepada para pihak. (*/tim)

Berita Terkait

Implementasi Tagline “Membiasakan Yang Benar”, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran
Cegah Napi Kabur Lagi, Polisi Bakal Intensifkan Patroli ke Lapas Ba’a
20 Hari Pasca Laporan, Motor Scoopy Roy Belum Ditemukan
Wujudkan PAUD HI, Bunda PAUD Rote Ndao Serahkan KIA dan Tutup Pelatihan Pendidik
Dorong Modernisasi di Rote Ndao, Usman Husin Fasilitasi Alsintan hingga Bibit Unggul bagi Petani
Kawal Proyek K-SIGN, Bupati Rote Ndao Minta Pendampingan Ketat Kejaksaan
Sekda Rote Ndao Usul Sosialisasi Hukum bagi OPD untuk Perkuat Akuntabilitas
Strategi Perumda, Petakan Sumur Bor demi Amankan Pasokan Air Selama Kemarau

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WITA

Implementasi Tagline “Membiasakan Yang Benar”, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:48 WITA

Cegah Napi Kabur Lagi, Polisi Bakal Intensifkan Patroli ke Lapas Ba’a

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:52 WITA

20 Hari Pasca Laporan, Motor Scoopy Roy Belum Ditemukan

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:21 WITA

Wujudkan PAUD HI, Bunda PAUD Rote Ndao Serahkan KIA dan Tutup Pelatihan Pendidik

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:04 WITA

Dorong Modernisasi di Rote Ndao, Usman Husin Fasilitasi Alsintan hingga Bibit Unggul bagi Petani

Berita Terbaru

Kanwil Kemenkumham NTT meminta penguatan pengamanan dari pihak kepolisian. Hal ini dibahas dalam pertemuan di Mapolres Rote Ndao, Senin (11/05/2026) | FOTO: ROOL/Ho-humasresrn

BERITA ROTE NDAO

Cegah Napi Kabur Lagi, Polisi Bakal Intensifkan Patroli ke Lapas Ba’a

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:48 WITA

BERITA ROTE NDAO

20 Hari Pasca Laporan, Motor Scoopy Roy Belum Ditemukan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:52 WITA