Enam warga China yang terdampar di Rote Ndao berasal dari Provinsi Jiangsu

- Tim

Rabu, 29 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL NEWS • Enam imigran asal China yang bermaksud mencari suaka gagal menyeberang ke Australia. Mereka diamankan Satuan Pol Air Polres Rote Ndao setelah perahu yang mereka tumpangi terdampar di sekitar tambak garam Oesosole, perairan laut Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Selasa (28/1/2020) pagi.

Informasi yang diperoleh wartawan dari warga di sekitar lokasi menyebutkan bahwa kapal motor tersebut terdampar sekitar pukul 08.00 WITA. Setelah informasi tersebut disampaikan kepada pihak keamanan, sekitar pukul 11.00 WITA, enam WNA asal China penumpang kapal motor naas tersebut dievakuasi oleh personel Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Rote Ndao dan Pos TNI AL mengevakuasi menuju Pos TNI AL di Desa Papela, Kecamatan Rote Timur.

Sekretaris Desa Papela Sumardi yang dikonfirmasi wartawan melalui telepon genggamnya membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, setelah mendapat informasi tersebut tim gabungan Polair, Pos AL Papela, dan Polres Rote Ndao, bersama warga nelayan menuju TKP di Oesosole, Desa Faifua untuk mengevakuasi enam orang WNA asal China tersebut.

Sementara kapal naas tersebut dibawa oleh nelayan dan disandarkan di Dermaga Papela.

“Saat ini kapal tersebut sudah sandar di Dermaga Papela, sementara keenam warga asal China sementara diamankan dan dimintai keterangan di Pos TNI AL Papela,” katanya.

Berasal dari Provinsi Jiangsu Republik Rakyat Tiongkok

Sementara Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, SIK, MSi dikonfirmasi media ini melalui pesan Whatsapp terkait kejadian tersebut mengatakan Enam imigran gelap china di wilayah hukum Polres Rote Ndao tersebut antara lain Fan Shenghong (Jiangsu/China), Cui Henggo (Jiangsu/China), Hang Yongsheng (Jiangsu/China), Wang Sisen (jiangsu/China), Han Baolin (Jiangsu/China), Chu Kaishan (Jiangsu/China) diamankan bersama dengan dua WNI yakni Aba Arkem asal Adonara Timur Flores dan Madan asal Makasar Sulawesi Selatan.

Untuk diketahui setelah diamankan, keenam warga China itu menjalani pemeriksaan medis oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao. Pemeriksaan kesehatan tersebut untuk memastikan bahwa enam warga China itu tidak terjangkit virus corona. Hasil pemeriksaan, mereka negatif virus corona, pemeriksaan kesehatan itu dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao.

Adapun dari hasil koordinasi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut (P) Akhmad Alif .S.Z, M.Tr.Hanla dengan Kapolres Rote Ndao saat ini ke dua orang WNI dan keenam orang WNA asal China ini diserahkan ke Polres Rote Ndao untuk diproses lebih lanjut ke pihak imigrasi kelas 1 Kupang.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang Syahril, Rabu (29/1/2020) mengatakan pihaknya sementara memproses enam warga negara asing (WNA) asal China yang ditahan setelah terdampar di perairan Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mengirim bagian intelijen keimigrasian ke lapangan untuk melakukan pengawasan keimigrasian dan berkoordinasi langsung dengan polres setempat. (*/idf/r1)

Berita Terkait

Percepat Digitalisasi, Pemkab Rote Ndao dan Bank NTT Resmi Terapkan CMS dan KKI
Aksi Kolaboratif di Mbadokai, 34 Paus Pilot Berhasil Dievakuasi ke Laut
Aksi 3 Jam Polisi dan Nelayan Evakuasi Paus Pilot yang Terjebak Pukat
Oknum YM Terbukti Melanggar, Polres Rote Ndao Percepat Pemberkasan Sidang
Senyum Ramadhan PT Bo’a Development di Oeseli, Sinergi Menebar Kebaikan
Respon Cepat Layanan 110 dan QR Code Propam Ungkap Kasus Pencurian oleh Oknum Polwan di Rote Ndao
Mulai 28 Maret, Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan
Dikejar Hingga ke Tengah Laut, Pelaku Jambret Oetutulu Diringkus Tim Gabungan

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:29 WITA

Percepat Digitalisasi, Pemkab Rote Ndao dan Bank NTT Resmi Terapkan CMS dan KKI

Rabu, 11 Maret 2026 - 02:17 WITA

Aksi Kolaboratif di Mbadokai, 34 Paus Pilot Berhasil Dievakuasi ke Laut

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:27 WITA

Aksi 3 Jam Polisi dan Nelayan Evakuasi Paus Pilot yang Terjebak Pukat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WITA

Oknum YM Terbukti Melanggar, Polres Rote Ndao Percepat Pemberkasan Sidang

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:34 WITA

Respon Cepat Layanan 110 dan QR Code Propam Ungkap Kasus Pencurian oleh Oknum Polwan di Rote Ndao

Berita Terbaru

Ikar Paus Pilot di Pantai Mbadokai Menjadi Perhatian Masyarakat Rote Ndao, Selasa (10/03/2026) | FOTO: ROOL/Ho-humaspolresRN

BERITA ROTE NDAO

Aksi Kolaboratif di Mbadokai, 34 Paus Pilot Berhasil Dievakuasi ke Laut

Rabu, 11 Mar 2026 - 02:17 WITA

Berita Opini

“Ita Esa” Dari Sekadar Slogan Menuju Revolusi Tata Nilai Rote Ndao

Selasa, 10 Mar 2026 - 21:32 WITA

saat menyelamatkan segerombolan paus pilot yang terjebak pukat nelayan di Perairan Desa Fuanfuni, Rote Ndao, NTT, Senin (9/3/2026). FOTO: ROOL/Ho-humasPolresRN

BERITA ROTE NDAO

Aksi 3 Jam Polisi dan Nelayan Evakuasi Paus Pilot yang Terjebak Pukat

Selasa, 10 Mar 2026 - 01:27 WITA

Kasipropam Polres Rote Ndao, IPTU I Gede Putu Parwata, S.H.

BERITA ROTE NDAO

Oknum YM Terbukti Melanggar, Polres Rote Ndao Percepat Pemberkasan Sidang

Senin, 9 Mar 2026 - 15:39 WITA

Secret Link