Rote Ndao Gandeng UKSW, Fokus Transformasi Ekonomi Desa dan Pariwisata

Rabu, 25 Mar 2026 • 2 menit membaca

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rote Ndao Gandeng UKSW, Fokus Transformasi Ekonomi Desa dan Pariwisata

ROOL – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mulai mengarahkan kompas pembangunannya pada penguatan sektor ekonomi kerakyatan dan identitas lokal. Hal ini ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Rote Ndao dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) di Salatiga, Rabu (25/3/2026).

​Langkah strategis ini menandai babak baru pembangunan daerah yang tidak lagi sekadar administratif, melainkan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi. Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H., menekankan bahwa kehadiran institusi pendidikan tinggi seperti UKSW diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai tantangan pembangunan di daerah terselatan Indonesia tersebut.

Rote Ndao Gandeng UKSW, Fokus Transformasi Ekonomi Desa dan Pariwisata

Salah satu pilar utama dalam kerja sama ini adalah penguatan sektor ekonomi melalui optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui pendampingan akademis, Pemkab Rote Ndao berupaya meningkatkan kapasitas kelembagaan ekonomi desa agar lebih berdaya saing dan mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Selain ekonomi, sektor pariwisata dan pelestarian budaya lokal turut menjadi prioritas. UKSW dan Pemkab Rote Ndao sepakat untuk melakukan riset dan pengembangan yang bertujuan memperkuat identitas budaya Rote Ndao. Hal ini dipandang krusial karena budaya lokal merupakan aset utama yang mendasari daya tarik pariwisata daerah.

Menariknya, ruang lingkup kolaborasi ini juga menyentuh aspek legalitas. UKSW akan memberikan pendampingan hukum bagi pemerintah daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan tata kelola pemerintahan tetap profesional, adaptif, serta terlindungi secara regulasi dalam menjalankan program-program inovatif.

​Paulus berharap kolaborasi ini segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata.

“Kami ingin kerja sama ini memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, bukan sekadar seremonial penandatanganan di atas kertas,” tegasnya. (*)

Info Iklan

Mau Pasang Iklan?

Promosikan bisnis, produk, atau acara Anda dan jangkau ribuan pembaca setia RoteOnline News!

Hubungi via WhatsApp

Bagaimana perasaan Anda?

Berita Terkait

Kemah Pemuda Rote IV Resmi Ditutup, Peserta Diharapkan Jadi Pelaku Utama Perubahan
Rote Hospitality Academy Perpanjang Penerimaan Murid Baru Angkatan ke-3 hingga 30 Mei 2026
Selalu Dekat Wapres Gibran, Bupati Paulus Henuk Beberkan Fakta di Balik Layar Kunker Rote Ndao
Kuliner Tenteng Wijen Rote Ndao Mulai Berinovasi
Didominasi Perempuan, 101 Peserta Ikuti Kemah Pemuda Rote IV
Gubernur NTT Pastikan Program Pusat di Rote Ndao Berjalan Maksimal Saat Dampingi Kunjungan Wapres Gibran
Filantropis Pemuda Katolik Rote Ndao Serahkan Dua Tempat Sampah untuk Gereja St. Fransiskus Xaverius Batutua
Wapres Perintahkan Pemkab Rote Ndao Benahi Data Petani Rumput Laut, Ada Apa?

Berita Terkait

Rote Ndao Gandeng UKSW, Fokus Transformasi Ekonomi Desa dan Pariwisata
Rote Ndao Gandeng UKSW, Fokus Transformasi Ekonomi Desa dan Pariwisata
Rote Ndao Gandeng UKSW, Fokus Transformasi Ekonomi Desa dan Pariwisata
Wakil Gubernur NTT, Bupati Rote Ndao dan Sekda Rote Ndao foto bersama saat meninjau produk ekonomi kreatif milik masyarkat di Desa Oetefu, Jumat (22/5/2026) | ROOL/Ho-hmsrn
Rote Ndao Gandeng UKSW, Fokus Transformasi Ekonomi Desa dan Pariwisata
Bagikan fb wa tg tw copy ×
πŸ€– Baca Cepat ×