Main Judi Kupon Putih, 1 Guru SD dan 2 Petani Ditangkap

- Tim

Jumat, 15 September 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL NEWS • Tim gabungan Kepolisian Resor Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil membekuk tiga orang pemain judi kupon putih, berinisial JN (45), SN (45) dan MN (68) di Desa Netenaen, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.

Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Miranda melalui Kasubag Humas, AIPTU Anam Nurcahyo, Jumat (15/9) pagi kepada ROOL, mengatakan ketiga orang tersebut dibekuk tim gabungan Reskrim dan Intelkam Polres Rote Ndao yang dipimpin oleh Kasat Reskrim IPTU Ferdo Elfianto  dan Kasatintelkam Kasat Intelkam bersama tujuh anggota reskrim tiga anggota Intelkam, sekitar pukul 15.05 WITA, Kamis (14/9/2017) dirumah salah satu warga di desa Netenaen.

“pelaku SN adalah guru SD Pegawai Negeri Sipil (PNS), sedangkan JN dan MN pekerjaan mereka sebagai petani,” kata Anam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap terduga tiga pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang uang tunai sebanyak Rp 14.665.900, satu buku tulis, satu buku Folio Bergaris motif batik warna merah yang bertuliskan rekapan catatan dan angka-angka KP, satu unit kalkulator, potongan kertas di dalam laci meja yang bertuliskan rekapan angka KP dan dua buku tabungan.

“para terduga pelaku perjudian Kupon Putih bersama semua barang bukti langsung dibawah dan diamankan ke Mako Polres Rote Ndao untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh Satuan Reskrim Polres Rote Ndao,” Jelas Anam.

Penangkapan terhadap para pelaku judi tersebut dilakukan atas informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan judi kupon putih.

“Kami akan terus menekan peredaran judi, karena sudah meresahkan masyarakat,” tegasnya. (*/r01)

Berita Terkait

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair
Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin
Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan
Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan
Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas
Rote Ndao Jadi Salah Satu Fokus Pemutakhiran Peta Bahasa BBP NTT
Ketika Benteng Rumah Tangga Ditembus HIV, IRT Jadi Kelompok Paling Rentan
146 Kasus HIV/AIDS: IRT Mendominasi, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesetiaan

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 15:50 WITA

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair

Senin, 8 Desember 2025 - 10:38 WITA

Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:23 WITA

Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:42 WITA

Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:43 WITA

Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas

Berita Terbaru

Secret Link