ROOL – Yayasan TLM-GMIT Cabang Rote Ndao resmi menggandeng masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Loaholu untuk menjalankan program pemberdayaan sosial dan ekonomi berkelanjutan. Langkah awal ini ditandai dengan menggelar sosialisasi bersama warga Desa Tasilo, Desa Tolama, dan Desa Oebole di Gereja GMIT Paulus Busalangga.
Program strategis ini dirancang untuk berfokus pada tiga pilar utama, yakni pertumbuhan sosial, pertumbuhan ekonomi, dan membangun ketangguhan masyarakat.
Investasi Jambu Mente dan Ketangguhan Warga
Sebagai salah satu aksi nyata dari pilar tersebut, program ini menggerakkan budaya menanam pohon jambu mente di tengah masyarakat. Komoditas ini dipilih sebagai investasi ekonomi jangka panjang sekaligus menjadi bagian dari upaya peduli lingkungan di wilayah Loaholu.
Kepala Yayasan TLM-GMIT Cabang Rote Ndao, Hengki Thine, mengemukakan bahwa peningkatan kesejahteraan keluarga menjadi target utama. Dalam intervensi program tersebut, kelompok ibu dan anak diposisikan sebagai prioritas teratas.
”Melalui pertumbuhan sosial, pertumbuhan ekonomi dan ketangguhan, kami berharap masyarakat, terutama ibu dan anak, dapat berkembang lebih baik sehingga kondisi ekonomi keluarga juga semakin meningkat,” ujar Hengki.
Pemilihan pohon jambu mente diproyeksikan memberikan keuntungan ganda bagi masyarakat. Selain berfungsi sebagai tanaman penghijauan untuk menjaga lingkungan, komoditas ini memiliki nilai jual tinggi yang diharapkan mampu memberikan nilai tambah finansial bagi ekonomi warga di masa mendatang. (**)















