ROOL – Obor Perdamaian dalam rangkaian Festival Paskah Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2026 resmi tiba di Pulau Rote pada Kamis (9/4/2026) malam. Kedatangan simbol perdamaian yang dibawa menggunakan Kapal Garda Maritim dari Kupang ini disambut dengan penuh sukacita oleh jemaat.

Ketua Panitia Festival Paskah GMIT 2026, Simson Polin, menyampaikan rasa syukurnya atas tibanya obor tersebut di Tanah Rote.
“Puji syukur, obor perdamaian telah tiba di Pulau Rote. Perjalanan obor ini menjadi simbol iman dan persatuan,” ujar Simson Polin kepada ROOL, Jumat (10/4/2026).
Penyambutan perdana berlangsung di wilayah Klasis Pantai Baru. Obor diterima langsung oleh Ketua Majelis Jemaat Imanuel Deaoen. Prosesi ini turut dihadiri oleh Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Pandie, S.Th., beserta jajarannya. Kehadiran pimpinan tertinggi GMIT tersebut dinilai memberikan dukungan moril dan menambah makna spiritual bagi seluruh jemaat.

Setelah dari Pantai Baru, rombongan membawa obor menuju Klasis Lobalain, tepatnya di Jemaat GMIT Syalom Mokdale. Di sana, obor diterima oleh Ketua Klasis Lobalain bersama Ketua Klasis Lole, serta disaksikan oleh para pendeta dan jemaat setempat.
“Ini menjadi momen kebersamaan bagi seluruh jemaat GMIT,” tambah Simson.
Pada Jumat (10/4/2026) hari ini, rangkaian kegiatan berlanjut dengan agenda penyerahan obor kepada Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao. Momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Rote Ndao.
“Ini menjadi kehormatan karena bertepatan dengan hari jadi Rote Ndao ke-24,” kata Simson.
Usai prosesi di tingkat kabupaten, Obor Perdamaian dijadwalkan akan dibawa menuju Fiulain. Lokasi tersebut memiliki nilai sejarah tinggi sebagai titik awal masuknya Injil dan pendidikan di Pulau Rote. Rangkaian perjalanan akan diakhiri dengan membawa obor ke Titik Nol di Desa Dodaek.
Melalui prosesi ini, panitia berharap pesan perdamaian dapat tersampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap obor ini membawa pesan damai bagi semua,” pungkas Simson Polin. (*)







