Rote Ndao Bakal Jadi Lokasi Strategis Pembangkit Hidrogen, Pemprov NTT dan HDF Sepakati 4 Agenda Percepatan

- Tim

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO/mll.official

FOTO/mll.official

ROOLNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) makin serius mewujudkan target sebagai pelopor energi bersih di Asia. Kabupaten Rote Ndao menjadi titik strategis dalam peta jalan ini, baik sebagai lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga hidrogen maupun rute percontohan transportasi laut ramah lingkungan.

​Hal ini ditegaskan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, usai membuka Lokakarya Hidrogen bersama Hydrogène de France (HDF) Energy Indonesia di Ruang Rapat Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (1/12/2025) kemarin.

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki mengungkapkan bahwa Rote Ndao bersama tujuh kabupaten lainnya, yakni Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Alor, dan Sikka, diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan pembangkit Renewstable.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menurut Melki, teknologi Renewstable ini memadukan energi surya atau angin dengan baterai dan hidrogen, sehingga mampu beroperasi 24 jam penuh secara bersih dan stabil. Jika terealisasi, ini akan menjadi pembangkit hidrogen komersial pertama di Asia. Kehadiran teknologi ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan klasik kelistrikan di wilayah kepulauan, yaitu tingginya biaya operasi dan pasokan listrik yang kerap tidak stabil.

​Selain infrastruktur kelistrikan, Rote Ndao juga mendapat prioritas dalam transisi energi sektor maritim. HDF Energy saat ini tengah melakukan kajian mendalam untuk dekarbonisasi kapal feri, di mana rute Kupang–Rote dibidik menjadi proyek percontohan (pilot project) penggunaan bahan bakar hidrogen hijau. Melki menilai langkah ini sangat krusial menuju dekarbonisasi transportasi laut di provinsi kepulauan seperti NTT.

​Guna memastikan proyek strategis ini berjalan sesuai target dan tidak hanya menjadi wacana, Pemprov NTT dan HDF menyepakati empat agenda percepatan dalam lokakarya tersebut. Agenda prioritas ini mencakup pengumpulan data teknis yang akurat dan komprehensif, fasilitasi perizinan untuk memberikan kemudahan investasi, penguatan kebijakan energi daerah untuk mendukung ekosistem hijau, serta peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar tenaga kerja daerah siap terlibat langsung.

​Keseriusan pemerintah juga didukung dari sisi regulasi di mana draf Rencana Umum Energi Daerah (RUED) NTT telah selesai disusun dan secara tegas menempatkan energi terbarukan sebagai prioritas utama. Gubernur Melki berharap seluruh proses berjalan lancar agar NTT siap menjadi wajah baru energi bersih Indonesia sekaligus pusat inovasi hidrogen hijau di Asia. (*)

Berita Terkait

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair
Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin
Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan
Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan
Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas
Rote Ndao Jadi Salah Satu Fokus Pemutakhiran Peta Bahasa BBP NTT
Ketika Benteng Rumah Tangga Ditembus HIV, IRT Jadi Kelompok Paling Rentan
146 Kasus HIV/AIDS: IRT Mendominasi, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesetiaan

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 15:50 WITA

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair

Senin, 8 Desember 2025 - 10:38 WITA

Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:23 WITA

Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:42 WITA

Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:43 WITA

Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas

Berita Terbaru

Secret Link