ROOL – Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Mesak Bailao, meninjau dan mengapresiasi kehadiran stan pers milik Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rote Ndao dalam Pameran Pembangunan menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Kristian Dilak. Kehadiran stan ini mencatatkan sejarah baru karena merupakan yang pertama kalinya sepanjang penyelenggaraan pameran pembangunan di daerah tersebut.
Saat meninjau lokasi, Mesak menilai keberadaan stan khusus media massa tersebut sebagai langkah positif untuk mendekatkan arus informasi kepada publik sekaligus memperkuat posisi pers sebagai pilar keempat demokrasi.
”Puji Tuhan, tahun ini pers sudah memiliki stan sendiri. Ini menjadi sejarah baru. Masyarakat bisa datang melihat kembali berbagai pemberitaan yang pernah dipublikasikan sehingga mengetahui perkembangan daerah dan berbagai peristiwa yang terjadi dari tahun ke tahun,” ujar Mesak.
Ruang Edukasi dan Literasi Informasi Publik
Mesak menjelaskan bahwa stan pers tidak sekadar memajang hasil karya jurnalistik, melainkan memiliki fungsi strategis sebagai sarana edukasi dan literasi informasi bagi warga, terutama kalangan pelajar.
Melalui rekam pemberitaan yang dipamerkan, para pengunjung dapat mencermati rekam jejak perjalanan pembangunan serta dinamika sosial yang terjadi di Kabupaten Rote Ndao dari waktu ke waktu.
Selain itu, karya jurnalistik dinilai memiliki nilai dokumentasi yang penting serta menjadi bahan evaluasi berkala bagi jajaran pemerintah, legislatif, maupun masyarakat luas. Pers juga mengemban tanggung jawab untuk menyajikan berita yang akurat, berimbang, serta mampu membangun kesadaran publik terhadap isu-isu pembangunan daerah.
Fungsi Kontrol Sosial dan Harapan Ke Depan
”Pers adalah pilar keempat demokrasi. Kehadirannya sangat penting dalam menjaga kontrol sosial, mengawal jalannya pemerintahan, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab,” tegas Mesak.
Atas peran strategis tersebut, ia berharap keberadaan stan pers dapat terus dipertahankan pada pelaksanaan Pameran Pembangunan Rote Ndao di tahun-tahun mendatang. Langkah ini dinilai penting agar stan media konsisten berfungsi sebagai wadah edukasi, literasi, serta dokumentasi perjalanan pembangunan daerah. (*)