ROOL – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao merancang agenda pasar mingguan atau Weekend Bazaar di kawasan Civic Center sekaligus menyiapkan gedung Dekranasda sebagai restoran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta wirausaha muda.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., Senin (31/8/2026) di Lapangan Christian Nehemia Dillak, pada malam penutupan Expo UMKM dan Pameran Pembangunan dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Rote Ndao tahun 2026.
Ruang Usaha Mingguan dan Restoran Dekranasda
Paulus menjelaskan, Weekend Bazaar di Civic Center disiapkan sebagai ruang interaksi ekonomi yang dipadukan dengan panggung kesenian dan olahraga masyarakat setiap Jumat sore hingga Sabtu. Selain area terbuka tersebut, gedung Dekranasda juga bakal difungsikan menjadi pusat kuliner terpadu.
”Pemuda-pemudi yang kreatif di sektor kuliner, mampu menampilkan produk-produknya, kita kasih ruang di Dekranasda untuk itu jadi restoran yang tempat mereka berjualan. Harus ada proposal bisnis. Kalau kurang modal, pemerintah bantu,” kata Paulus.
Ia menambahkan, pelaku usaha yang membutuhkan modal tambahan juga akan dihubungkan dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank NTT serta bank-bank Himbara.
Alokasi Anggaran Bagi Pemuda dan Restrukturisasi Program Dinas
Untuk menopang ekosistem wirausaha baru, Pemkab Rote Ndao menyiapkan alokasi dana khusus pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun depan bagi pemuda yang memiliki rencana bisnis terukur.
”Pemerintah tidak mau mengajarkan masyarakat untuk hanya menunggu. Pemerintah akan support dengan daya, dana, dan upaya. Tapi kreativitas dan inovasi harus datang dari pemuda-pemudi Rote Ndao,” ujar Paulus.
Kebijakan permodalan ini diikuti penyesuaian agenda pelatihan di instansi teknis, seperti pelatihan pemasaran digital (digital marketing) serta desain produk.
Sementara pada sektor peternakan, dinas terkait diarahkan menyalurkan bibit sapi dengan sistem paron dan ternak babi bagi kelompok pemuda. Seluruh keuntungan penjualan menjadi hak peternak setelah modal bibit dikembalikan ke kas pemerintah untuk digulirkan kembali.
Pemkab Rote Ndao juga merancang pembukaan “Pasar Rote” di Kota Kupang guna memfasilitasi penjualan produk tenun dan kuliner lokal seperti jagung bose, ikan kuah asam, dan gula air di tingkat provinsi.
Evaluasi Teknis Penyelenggaraan Pameran
Di samping pemaparan program ekonomi, Paulus memberikan sejumlah evaluasi terkait pelaksanaan pameran pembangunan selama satu bulan penuh. Sorotan ditujukan pada kesiapan fasilitas pengeras suara saat ibadah, kebersihan area tribun, penerangan lokasi, dan pengelolaan waktu pentas anak sekolah oleh Dinas Pendidikan agar tidak berlangsung hingga tengah malam.
Bupati juga menegur stan instansi pemerintah yang dibiarkan kosong tanpa petugas selama pameran berlangsung. (**)