Polres Bentuk Timsus Tangani kasus Penganiayaan Warga Lobalain

- Tim

Minggu, 3 September 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL • Kepolisian Resort (Polres) Rote Ndao, membentuk Tim Khusus guna mengusut tuntas kasus penganiyaan terhadap Nyongki Faot (25) Warga Rt 02 Rw 01 Kelurahan Metina  Kacamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao yang diduga dianiaya saat pesta syukuran sunat di rumah milik Umar Kiah, 30 Juni 2017 lalu

Hal itu disampaikan Oleh Kasat Reskrim IPTU Ferdo Elfianto, S.Ik Melalui Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPDA Anam Nurcahyo yang dikonfirmasi media ini di Ruang Kerjanya beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Mirranda, S.Ik memberikan atensi terhadap penanganan Kasus penganiayaan warga Metiana yang penanganannya masih berjalan ditempat.

Untuk itu Kapolres telah memerintahkan Kasat Reskrim untuk membentuk Tim Kusus yang bertugas untuk mengungkap motif dan siapa pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Korban Nyongki Faot tidak sadarkan diri itu.

“kami sudah bentuk Tim kusus dari Polres, Kita sudah lakukan Gelar Perkara melibatkan Jajaran Polsek Lobalain dan Juga penyidik Polres Rote Ndao, saat ini tim kami juga sudah turun ke lapangan untuk mengumpulkan Bukti-bukti” ungkap Kasat Reskrim yang didampingi Kasubag Humas Polres Rote Ndao.

Menurut Kasat Reskrim, setelah pengumpulan Bukti-Bukti pihaknya akan kembali menggelar Kasus tersebut, dan pihaknya akan melakukan Pra Rekon untuk mengetahui siapa sebenarnya pelaku penganiayaan terhadap Korban.

Menanggapi pertanyaan masyarakat terkait dengan lambannya penanganan kasus ini oleh Penyidik Polsek Lobalain, Kasat Reskrim Mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang ia terima bahwa saksi-saksi yang dipanggil untuk diambil keterangan belum mengarah pada siapa Pelaku Pemukulan terhadap Korban sehingga Penyidik belum bisa menetapkan siapa Tersangka dalam Kasus tersebut.

Ironisnya sejak kasus tersebut dilaporkan dan ditangani pihak Polsek Lobalain, Penyidik sudah mengetahui siapa pelaku pemukulan terhadap Korban Nyongki Faot, bahkan Pelaku sempat dipanggil untuk diambil Keterangan,

Namun sayangnya Kasat reskrim tidak pernah Tau bahkan Kasat Reskrim cukup terkejut dengan adanya informasi terkait adanya pelaku yang telah mengakui perbuatannya, dan sudah pernah dipanggil oleh Penyidik untuk diperiksa dalam Kasus tersebut. Bahkan Penyidik Polsek Lobalain mengetahui pasti keberadaan Pelaku saat ini.

Kuat dugaan Pihak Penyidik Polsek Lobalain ikut bermain untuk mengendapkan kasus ini, pasalnya sejak dilaporkan pada tanggal 30 Juni 2017 lalu, hingga kini Penyidik belum juga menetapkan Tersangka kasus penganiayaan tersebut, sementara pelaku Penganiayaan sudah mendatangi keluarga Korban dan mengakui perbuatannya, bahkan sempat dilakukan pertemuan antara keluarga korban dan keluarga pelaku serta apparat pemerintahan setempat untuk melakukan kesepakatan damai, namun sejak kesepakatan itu sampai dengan saat ini pelaku bersama keluarganya tidak dapat memenuhi apa yang telah disepakati bersama.

Selain itu, salah satu Penyidik Polsek Lobalain bahkan sempat meminta Korban untuk tidak melanjutkan Kasus tersebut ke rana hukum, melainkan menjalankan kesepakatan damai, bahkan oknum penyidik Polsek Lobalain juga sempat menawarkan untuk memediasi proses damai tersebut.

Hingga saat ini keluarga korban masih belum mendapatkan kepastian terhadap penanganan kasus tersebut, ibu korban bahkan mempertanyakan apakah penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu anggota inisial AK yang pada saat kejadian malam itu berada juga berada di lokasi.

Keluarga berharap dengan dibentuknya tim kusus oleh polres dapat memberikan angin segar bagi mereka terhadap penanganan kasus tersebut, keluarga juga berharap Tim Kusus yang dibentuk oleh polres juga dapat memeriksa Anggota Polisi AK yang malam itu ada dilokasi kejadian. (*/r02/idf)

Berita Terkait

Aksi 3 Jam Polisi dan Nelayan Evakuasi Paus Pilot yang Terjebak Pukat
Oknum YM Terbukti Melanggar, Polres Rote Ndao Percepat Pemberkasan Sidang
Senyum Ramadhan PT Bo’a Development di Oeseli, Sinergi Menebar Kebaikan
Respon Cepat Layanan 110 dan QR Code Propam Ungkap Kasus Pencurian oleh Oknum Polwan di Rote Ndao
Dikejar Hingga ke Tengah Laut, Pelaku Jambret Oetutulu Diringkus Tim Gabungan
Dari Altar Gereja ke Italia, Melki Laka Lena Puji Kiprah Mateo ‘Sasando’ Singgih
PT Bo’a Development dan Mahasiswa UT Bagikan Ratusan Paket Takjil di Lobalain
Rote Ndao Bidik Investasi Asing, Bupati Paparkan Potensi Daerah ke Konjen RRT
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:27 WITA

Aksi 3 Jam Polisi dan Nelayan Evakuasi Paus Pilot yang Terjebak Pukat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WITA

Oknum YM Terbukti Melanggar, Polres Rote Ndao Percepat Pemberkasan Sidang

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:59 WITA

Senyum Ramadhan PT Bo’a Development di Oeseli, Sinergi Menebar Kebaikan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:34 WITA

Respon Cepat Layanan 110 dan QR Code Propam Ungkap Kasus Pencurian oleh Oknum Polwan di Rote Ndao

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:36 WITA

Dari Altar Gereja ke Italia, Melki Laka Lena Puji Kiprah Mateo ‘Sasando’ Singgih

Berita Terbaru

saat menyelamatkan segerombolan paus pilot yang terjebak pukat nelayan di Perairan Desa Fuanfuni, Rote Ndao, NTT, Senin (9/3/2026). FOTO: ROOL/Ho-humasPolresRN

BERITA ROTE NDAO

Aksi 3 Jam Polisi dan Nelayan Evakuasi Paus Pilot yang Terjebak Pukat

Selasa, 10 Mar 2026 - 01:27 WITA

Kasipropam Polres Rote Ndao, IPTU I Gede Putu Parwata, S.H.

BERITA ROTE NDAO

Oknum YM Terbukti Melanggar, Polres Rote Ndao Percepat Pemberkasan Sidang

Senin, 9 Mar 2026 - 15:39 WITA

BERITA ROTE NDAO

Senyum Ramadhan PT Bo’a Development di Oeseli, Sinergi Menebar Kebaikan

Minggu, 8 Mar 2026 - 18:59 WITA

Secret Link