ROOL – Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, Meksi Mooy, memprioritaskan usulan pembangunan jaringan air bersih untuk masyarakat Pulau Landu Thie yang sudah ada dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027 saat menggelar Reses II Tahun 2026 di Pulau Landu Thie, Selasa (11/8/2026).
Didampingi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rote Ndao Yosia A. Lau serta tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kegiatan reses tersebut difokuskan pada peninjauan awal dan pemetaan teknis lokasi.
Tantangan Teknis dan Estimasi Biaya Sambungan Rumah
Asisten Teknik Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao, Arif Mansopu, S.T., menjelaskan bahwa pengerjaan fisik jaringan air bersih ke Pulau Landu Thie memiliki tingkat kesulitan tinggi karena memanfaatkan sumber air dari Pulau Rote.
Sistem distribusi yang dirancang adalah Sambungan Rumah (SR) langsung ke kediaman warga. Karena membutuhkan penyeberangan laut, instalasi pompa, pipa, dan reservoir. Dinas PUPR juga menegaskan pentingnya kejelasan status hibah lahan sumber air serta kesiapan skema pengelolaan pascapembangunan, baik oleh PDAM maupun pemerintah desa.
Dukungan Masyarakat dan Penataan Dermaga
Menanggapi rencana tersebut, KMJ GMIT Tiberias Landu Thie, Pdt. Aris Lauwing Bara, S.Th., menyatakan pihak gereja, tokoh masyarakat, dan Pemerintah Desa Landu siap melakukan pendekatan persuasif guna memastikan ketersediaan lokasi sumber air.
Selain persoalan air bersih, dalam kunjungan tersebut Meksi Mooy dan Yosia A. Lau juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan survei lapangan terkait rencana penyambungan jaringan listrik penerangan menuju Pelabuhan. (**)