ROOL – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao membantah keras isu yang menyebut insan pers atau wartawan menerima jatah uang dari pengumpulan dana stan ketangkasan pada Expo UMKM di Lapangan Christian Nehemia Dillak, Ba’a, Selasa (11/8/2026).
Asisten I Setda Kabupaten Rote Ndao sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Petson Soleman Hangge, menegaskan bahwa informasi yang beredar di tengah masyarakat tersebut tidak benar.
”Informasi yang mengatakan media pers atau wartawan diberikan jatah dari pungutan tersebut itu tidaklah benar. Itu informasi yang menyesatkan,” ujar Petson dalam konferensi pers di Ruang Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Kantor Bupati Rote Ndao.
Permohonan Maaf dan Penjelasan Anggaran Panitia
Petson menyampaikan permohonan maaf terbuka apabila timbulnya isu tersebut memicu kesalahpahaman antara pemerintah daerah, panitia, dan kalangan insan pers yang selama ini menjadi mitra pembangunan.
Ia menjelaskan, panitia perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak memiliki alokasi anggaran khusus untuk mendanai seluruh kegiatan hiburan dan pameran.
Guna menutupi kebutuhan operasional, panitia mengajukan proposal dukungan sukarela kepada para pemilik stan yang berpartisipasi. Petson membantah tuduhan adanya pungutan liar (pungli) maupun penetapan tarif wajib yang memaksa peserta.
Melalui klarifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap hubungan kemitraan dengan media massa tetap terjaga demi mendukung keterbukaan informasi publik di Rote Ndao. (**)