ROOLNEWS.ID – Pemulihan karakter bagi warga binaan pemasyarakatan kini tidak lagi sekadar soal pembinaan fisik, melainkan penguatan fondasi berpikir. Hal inilah yang melandasi langkah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rote Ndao saat menyalurkan buku renungan harian Kristen di Lapas Kelas III Baa, Rabu (04/03/2026).
Melalui Penyuluh Agama Kristen, Vivi A. Manafe, program yang berkolaborasi dengan Radio Swara Malole dan Yayasan JAPPRI ini membawa misi besar, yakni menyediakan literasi rohani yang berkelanjutan selama satu tahun penuh sebagai sarana refleksi mandiri bagi warga binaan.
Vivi A. Manafe menegaskan bahwa buku renungan tersebut didesain untuk membuka cakrawala berpikir yang lebih luas, melampaui teks-teks keagamaan konvensional.
“Buku renungan ini bukan sekadar bacaan teologi. Di dalamnya terkandung wawasan umum yang luas untuk memperkaya cara pandang mereka dalam menjalani hidup. Kami ingin mereka memiliki karakter iman yang kokoh, sehingga saat kembali ke masyarakat nanti, mereka menjadi pribadi yang baru dan tangguh,” jelas Vivi.
Langkah interpretatif ini disambut hangat oleh warga binaan. JF, salah satu penghuni Lapas, mengakui bahwa dukungan literasi tersebut memberikan harapan dan pelajaran hidup yang nyata untuk memperbaiki diri sekaligus meningkatkan ketakwaan.
Penyerahan buku ini mempertegas dedikasi Kemenag Rote Ndao di wilayah terselatan Indonesia untuk tidak hanya memberikan bimbingan masyarakat secara administratif, tetapi juga menyentuh aspek terdalam dari pemulihan jiwa. Melalui sinergi lintas lembaga, proses pembinaan di Lapas Kelas III Baa diharapkan mampu mencetak pribadi yang siap berkontribusi positif bagi bangsa setelah masa pembinaan usai. (*)







