Polres Rote Ndao Amankan Dua Wanita Calon TKW Ilegal dan Satu Perekrut

- Tim

Rabu, 10 Mei 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL, BA’A  – Dua orang calon tenaga kerja wanita (TKW) ilegal yang hendak diberangkatkan ke Kupang dari pelabuhan penyeberangan Kapal ASDP Pantai Baru diamankan anggota Intelkam Polres Rote Ndao dan anggota Reskrim, yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Yeni Setyoni, Senin (8/5/2017) siang.

Selain mengamankan dua calon TKW Ilegal ini, polisi juga mengamankan seorang perektur berinisial PN (60) warga Desa Mukekuku, kecamatan Rote Timur.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Murry Mirranda saat dikonfirmasi, Senin (8/5/2017) membenarkan adanya tangkapan tersebut.

Kronolgis kejadiannya menurut Kapolres, pada Senin(8/5) siang,  bertempat di pelabuhan penyeberangan Kapal ASDP Pantai Baru, Desa Tesabela, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao telah diamankan dua orang yang diduga sebagai calon tenaga kerja ilegal dan satu orang yang diduga sebagai perekrut tenaga kerja illegal tersebut.

Penangkapan ini dilakukan oleh anggota Intelkam Polres Rote Ndao dan anggota Reskrim, yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Yeni Setyoni.

Ketiga orang tersebut diamankan pada saat mau berangkat menuju kota Kupang dengan menggunakan kapal Ferry ASDP.

Adapun identitas para TKW yakni YMM (20) dan REE (30) warga Desa Mukekuku, Kecamatan Rote Timur serta seorang perekrut inisial PN (60) yang juga warga Desa Mukekuku.

Lanjut Kapolres, ketiga orang tersebut diamankan berdasarkan informasi dari masyarakat Desa Mukekuku melalui Handphone kepada salah satu anggota polisi Polres dan selanjutnya meneruskan informasi tersebut ke Kasat Intel untuk melaporkan ke Kapolres Rote Ndao.

Usai mendapat arahan dari dirinya, Tim gabungan dari Sat. Intelkam dan Sat. Reskrim langsung menuju ke Pelabuhan ASDP untuk melakukan pengecekan atas informasi tersebut, dan pada jam 11.30 WITA tim berhasil mengamankan ketiga orang tersebut.

Dari hasil interogasi terhadap ketiga orang tersebut, diperoleh keterangan bahwa betul kedua orang calon TKW tersebut di bujuk oleh perekrut untuk bekerja di Negara Malaysia dengan gaji yang cukup besar, serta biaya transportasi semuanya ditanggung oleh perusahaan PT.PPJ.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, ketiga orang tersebut untuk sementara sudah diamankan di Polres Rote Ndao guna pemeriksaan lebih lanjut oleh Sat. Reskrim Polres Rote Ndao dan melakukan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rote Ndao.

Kedua  orang calon TKW tidak dilengkapi dengan dokumen berupa Rekomendasi Ijin Kerja (AKAD) dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rote Ndao. Sementara itu, menurut keterangan dari perekrut inisial PN bahwa dirinya bekerja sebagai perekrut calon TKW di perusahan PT. PPJ yang beralamat di Kupang, tapi yang bersangkutan tidak tau jelas alamatnya, dikarenakan mereka hanya berkomunikasi lewat handphone.

Oleh perusahaan, PN dijanjikan oleh perusahan akan mendapat imbalan berupa uang sebesar Rp. 1.000.000,- per 1 orang calon TKW.

“perekrut atau calo calon TKW tersebut juga tidak dilengkapi dengan surat rekomendasi dari perusahaan PT.PPJ ” jelas AKBP Murry Mirranda. (*/r01)

Berita Terkait

Pasca RDP, Komisi II DPRD Rote Ndao Minta Dinas Kesehatan Benahi Manajemen SDM Puskesmas Feapopi
APBN Terbatas, KKP Tawarkan 8 Zona Industri Garam Rote Ndao ke Investor
Respons Cepat Wabup Apremoi, Rumah Tak Layak Huni di Oelolot Segera Dibangun
Tim Pertamina Turun Minggu Depan, Bupati Cek Lokasi Jobber
Tinjau Gudang Tunganamo, Bupati: Jangan Main-main dengan Distribusi Pupuk
Permudah Warga, Pemkab Rote Ndao Digitalkan Pembayaran Pajak via Bank NTT
Tindak Lanjuti Isu Pelayanan, Komisi II DPRD Rote Ndao Agendakan Pemanggilan Pihak Puskesmas Feapopi
DPRD Rote Ndao Mulai Bedah 13 Ranperda Strategis Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:48 WITA

Pasca RDP, Komisi II DPRD Rote Ndao Minta Dinas Kesehatan Benahi Manajemen SDM Puskesmas Feapopi

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:03 WITA

APBN Terbatas, KKP Tawarkan 8 Zona Industri Garam Rote Ndao ke Investor

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:11 WITA

Respons Cepat Wabup Apremoi, Rumah Tak Layak Huni di Oelolot Segera Dibangun

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:36 WITA

Tim Pertamina Turun Minggu Depan, Bupati Cek Lokasi Jobber

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:19 WITA

Tinjau Gudang Tunganamo, Bupati: Jangan Main-main dengan Distribusi Pupuk

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

APBN Terbatas, KKP Tawarkan 8 Zona Industri Garam Rote Ndao ke Investor

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:03 WITA

BERITA ROTE NDAO

Tim Pertamina Turun Minggu Depan, Bupati Cek Lokasi Jobber

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:36 WITA

BERITA ROTE NDAO

Tinjau Gudang Tunganamo, Bupati: Jangan Main-main dengan Distribusi Pupuk

Rabu, 11 Feb 2026 - 18:19 WITA

Secret Link