Dekranasda Rote Ndao Pasok Bahan Baku Tenun dan Buka Akses Pasar via NTT Mart

- Tim

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Kabupaten Rote Ndao Yanne Henuk – Pellokila melihat aktifitas penenun saat mengunjungi Sentra IKM Tenun Ikat | FOTO/Bidkom_DKISP Rote Ndao

Ketua Dekranasda Kabupaten Rote Ndao Yanne Henuk – Pellokila melihat aktifitas penenun saat mengunjungi Sentra IKM Tenun Ikat | FOTO/Bidkom_DKISP Rote Ndao

ROOLNEWS.ID – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Rote Ndao mengambil langkah strategis untuk mendongkrak ekonomi keluarga pengrajin tenun. Selain memberikan bantuan bahan baku, Dekranasda kini mendorong produk tenunan lokal untuk menembus pasar yang lebih luas melalui program NTT Mart.

​Ketua Dekranasda Kabupaten Rote Ndao, Yanne Henuk – Pellokila, menegaskan komitmen tersebut saat mengunjungi dua Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Tenun Ikat, Selasa (25/11/2025). Dalam kunjungan ini, Yanne menyerahkan bantuan total 68 roll benang kepada para pengrajin.

​Bantuan tersebut didistribusikan secara proporsional, di mana Sentra IKM Tenun Ikat Daiama di Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko menerima 44 roll, sedangkan Sentra IKM Fopo di Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Rengah menerima 24 roll.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Yanne mengungkapkan, eksistensi Sentra IKM Tenun Ikat sangat krusial dalam mendukung peningkatan ekonomi keluarga. Oleh karena itu, pihaknya tidak hanya berhenti pada pemberian alat atau bahan, tetapi juga memfasilitasi penjualan.

​“Kita akan terus mempromosikan tenunan Rote Ndao termasuk yang berasal dari Sentra IKM. Kita akan beli produk dari sini untuk dipasarkan melalui NTT Mart,” jelas Yanne.

​NTT Mart diproyeksikan sebagai Toko UMKM dan etalase utama produk unggulan daerah. Melalui kanal ini, produk tenunan dari seluruh kecamatan akan difasilitasi pemasarannya guna meningkatkan volume penjualan.

​“Hasil tenunannya bagus. Setelah dipasarkan tentu bisa mendukung ekonomi keluarga,” tambahnya.

​Mengakhiri kunjungannya, Yanne meminta masyarakat untuk terus memproduksi tenunan berkualitas. Ia percaya sinergi antara pemerintah dan masyarakat ini akan membawa manfaat nyata bagi Kabupaten Rote Ndao. (*/RN)

Berita Terkait

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair
Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin
Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan
Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan
Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas
Rote Ndao Jadi Salah Satu Fokus Pemutakhiran Peta Bahasa BBP NTT
Ketika Benteng Rumah Tangga Ditembus HIV, IRT Jadi Kelompok Paling Rentan
146 Kasus HIV/AIDS: IRT Mendominasi, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesetiaan

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 15:50 WITA

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair

Senin, 8 Desember 2025 - 10:38 WITA

Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:23 WITA

Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:42 WITA

Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:43 WITA

Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas

Berita Terbaru

Secret Link