ROOLNEWS.ID – Integritas data dan disiplin pegawai menjadi sorotan utama Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, dalam apel ASN, Senin (19/1/2026). Gubernur memperingatkan OPD agar tidak menyajikan data “asal bapak senang” (ABS), terutama dalam penanganan stunting.
Terkait stunting, Gubernur menyoroti ketimpangan antara anggaran yang besar dengan hasil yang belum sesuai. Ia memerintahkan agar anggaran dialokasikan untuk intervensi gizi, bukan habis untuk kegiatan rapat. Selain itu, Gubernur menginstruksikan Inspektorat untuk bertindak tegas terhadap laporan manipulasi absensi ASN.
Toleransi terhadap pelanggaran disiplin dinyatakan telah berakhir. Kehadiran dan kinerja ASN akan diverifikasi secara ketat sebagai dasar kebijakan lanjutan. Gubernur juga meminta OPD untuk menyelaraskan target dengan pemerintah pusat dan berani bertanya jika arah kerja belum jelas. (*/RN)







