2019, Pemkab Rote Ndao Bakal Bangun 2.000 Rumah Layak Huni

- Tim

Minggu, 24 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL NEWS • Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bakal menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 untuk menangani permasalahan rumah tidak layak huni (RTLH) yang jumlahnya masih mencapai ribuan yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Rote Ndao.

Pada awal kepemimpinan Bupati Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus Saek Periode 2019 – 2024  akan menggunakan APBD 2019 membangun 2.000-an Rumah Layak Huni (RLH) Program ALADIN (Atap, Lantai dan Dinding) kepada masyarakat di 10 kecamatan yang tersebar pada 112 desa dan kelurahan.

Pembangunan RLH tersebut bakal dimaksimalkan setiap desa berhak memperoleh 10 unit rumah.

Demikian disampaikan Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, SE., saat memimpin apel perdana kepada seluruh Aparatur Sipil Negara, camat dan para kepala desa se- Kabupaten Rote Ndao, di Auditorium Tii Langga, Selasa (19/2) lalu. Namun, pihaknya belum memastikan lantaran perlu digelar verifikasi bagi calon penerima agar bantuan rumah itu diberikan tetap sasarannya.

Bupati akan lakukan verifikasi faktual

“saya dan wakil bupati akan terjun langsung ke setiap desa untuk melakukan verifikasi bagi calon penerima rumah itu agar benar-benar tepat sasaran. Sebab, kita kuatir petugas yang melakukan pencatatan verifikasi jangan sampai ada hubungan kedekatan keluarga lantas abaikan yang lain,” janji Paulina.

Sementara itu, Kadis Permukiman dan Lingkungan Hidup, Leksi Foeh, ST mengatakan pihaknya telah menyediakan anggaran dana cukup besar untuk mendukung program ALADIN (Atap, Lantai dan Dinding) Bupati Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus Saek yang bersumber dari APBD 2019.

“kita belum bisa menyebutkan jumlah besarnya dana tersebut karena belum digelarnya  verifikasi,” pungkas Leksi. (*tim)

Berita Terkait

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar
Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WITA

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 00:55 WITA

Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:00 WITA

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA

Secret Link