Miris! Ibu Hamil Tertinggal dan Antrean Daring Semrawut, Dishub Ultimatum Bahari Express

- Tim

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rote Ndao resmi melayangkan teguran keras kepada manajemen PT. Sakti Inti Makmur Cabang Rote selaku operator Kapal Cepat Bahari Express, Selasa (24/3/2026). Langkah tegas ini dipicu insiden miris di Pelabuhan Papela saat seorang ibu hamil besar gagal diberangkatkan padahal barang bawaannya sudah berada di atas kapal, ditambah buruknya manajemen antrean lapor diri bagi pemegang tiket daring (online).

​Fakta di lapangan mengungkap bahwa pemegang tiket daring dipaksa mengantre manual selama 1,5 jam hingga akhirnya tertinggal jadwal pelayaran, sebuah kondisi yang dinilai mencederai asas efisiensi dan kesetaraan pelayanan. Melalui surat nomor 500.11.1/50/DISHUB/2026, pemerintah daerah menginstruksikan perbaikan menyeluruh mulai dari penerapan SOP bantuan mobilitas, penyediaan tanda kursi prioritas, hingga jalur khusus bagi pengguna kursi roda atau tandu.

​Sekretaris Dinas Perhubungan Rote Ndao, Hangry M. J. Mooy, menekankan bahwa operator tidak boleh abai terhadap standar pelayanan publik yang telah diatur oleh undang-undang. Ia meminta seluruh petugas darat dan anak buah kapal untuk lebih proaktif dan sensitif terhadap kebutuhan penumpang yang membutuhkan penanganan khusus.

​“Berdasarkan ketentuan Standar Pelayanan Minimal (SPM), operator wajib memberikan fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok prioritas yang mencakup penyandang disabilitas, ibu hamil, lansia, dan orang sakit,” tegas Hangry dalam dokumen resmi tersebut.

​Pemerintah memberikan tenggat waktu tujuh hari kerja bagi manajemen Bahari Express untuk melaporkan tindak lanjut perbaikan secara tertulis. Jika teguran ini diabaikan, Dishub memperingatkan akan merekomendasikan sanksi lebih berat, termasuk evaluasi izin operasional trayek.(*)

Berita Terkait

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa
Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak
Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar
Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:08 WITA

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 12:28 WITA

Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WITA

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:08 WITA

BERITA ROTE NDAO

Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak

Kamis, 30 Apr 2026 - 12:28 WITA

BERITA ROTE NDAO

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:00 WITA

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA