ROOL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang membayangi wilayah Kabupaten Rote Ndao dan sekitarnya pada Jumat (13/3/2026). Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Ba’a sudah mulai dibayangi potensi hujan ringan sejak pagi hari. Kondisi ini diprediksi akan terus berkembang menjadi berawan tebal hingga hujan merata pada siang dan malam hari. Potensi hujan ringan di Rote Ndao juga diperkirakan masih terjadi hingga dini hari.
Selain Rote Ndao, BMKG mengeluarkan peringatan serupa untuk sejumlah wilayah lain di Nusa Tenggara Timur (NTT), meliputi:
- Sabu Raijua, Kota Kupang, dan Kabupaten Kupang.
- Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, dan Malaka.
- Seluruh daratan Sumba.
- Wilayah Flores bagian timur (Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, dan Flores Timur).
BMKG juga menyoroti kecepatan angin yang bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kisaran 10 hingga 30 kilometer per jam. Secara khusus, potensi angin kencang perlu diwaspadai oleh masyarakat di wilayah Sabu Raijua.
Suhu udara di wilayah NTT secara umum diprakirakan berada pada rentang 21 hingga 30 derajat Celsius. Namun, untuk wilayah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada, suhu udara terasa lebih sejuk, yakni berkisar antara 17 hingga 24 derajat Celsius.
Bagi pelaku perjalanan, BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi kabut di wilayah dataran tinggi seperti Bajawa, So’e, dan Ruteng. Fenomena kabut ini diprediksi muncul pada pagi dan dini hari, yang secara signifikan dapat memengaruhi jarak pandang di jalan raya.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang. (*)







