1 Tahun Paulus-Apremoi, Antara Maaf dan Janji Mbule Sio

- Tim

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Tepat satu tahun yang lalu, 20 Februari 2025, Istana Negara menjadi saksi sumpah jabatan Paulus Henuk, S.H. dan Apremoi Dudelusy Dethan. Kini, genap satu tahun berlalu. Paulus-Apremoi mengambil langkah yang terbilang langka dalam tradisi politik kita, menundukkan kepala, mengakui kekurangan secara terbuka, dan meminta maaf kepada rakyat Rote Ndao.

Sikap ksatria ini dituangkan langsung oleh Bupati Paulus Henuk melalui catatan refleksi pada Jumat (20/2/2026). “Kami sadar, perjalanan satu tahun masih jauh dari sempurna, karena itu, saya dan Ibu Wakil Bupati memohon maaf atas kekurangan kami dalam memimpin kabupaten ini,” tulisnya jujur.

​Pernyataan ini bukanlah sekadar retorika seremonial. Di dalamnya, tersirat pengakuan akan beratnya mengemban ekspektasi Mbule Sio (Sembilan Agenda Perubahan) di tengah hantaman realitas birokrasi dan ruang fiskal yang menyempit.

​Bupati dengan lugas membeberkan realitas di awal masa jabatannya, adanya efisiensi dari pemerintah pusat selama dua tahun berturut-turut yang mencapai ratusan miliar rupiah. Pemangkasan besar-besaran ini memukul telak rencana pembangunan infrastruktur yang telah dijanjikan.

​Namun, di tengah himpitan tersebut, ada satu manuver positif yang patut diapresiasi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan PAD dari kisaran Rp 33 miliar menjadi mendekati Rp 41 miliar di tahun pertama adalah sinyal bahwa denyut nadi kemandirian fiskal mulai berdetak. Ini adalah embrio dari inovasi pendanaan Creative Financing.

​Refleksi satu tahun ini juga menjadi momentum krusial untuk menagih kembali janji Mbule Sio. Selama setahun terakhir, Pemda sukses mengeksekusi Program Strategis Nasional (PSN) seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan inisiasi Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Namun, rakyat memilih pemimpin daerah untuk mengeksekusi solusi lokal.

​Terkait Mbule Hitu Konektivitas, langkah PT Pertamina Patra Niaga melakukan studi kelayakan Feasibility Study untuk lahan Jobber BBM di Pantai Baru adalah angin segar. Namun, Bupati mengakui tantangan pembiayaan puluhan miliar masih menjadi pekerjaan rumah. Lobi tingkat tinggi harus terus dilancarkan agar kalkulasi bisnis tidak mengalahkan kebutuhan dasar hajat hidup orang banyak.

​Pada sektor pendidikan Mbule Dua, target Minimal 1 KK Miskin 1 Sarjana dan peluncuran Kartu Rote Cerdas masih menanti realisasi. Demikian pula di sektor pertanian Mbule Lima, janji Kartu Tani perlu segera diwujudkan.

​Keterbatasan anggaran memang nyata, namun inovasi regulasi sejatinya lebih membutuhkan keberanian politik atau political will.

​Bagian paling strategis dari refleksi ini adalah kesadaran bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendirian. Ajakan Bupati untuk menghidupkan kembali Gerakan Mai Fali e -Tahap 2 adalah panggilan terbuka bagi para diaspora, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, hingga insan pers.

​Sesuai dengan dokumen Visi Misi Ita Esa yang menekankan kolaborasi Penta Helix, ajakan ini harus disambut dengan tangan terbuka. Bagi pers, media massa, kontribusi terbaik bukanlah puji-pujian buta, melainkan kritik yang tajam, berbasis data, dan menawarkan solusi yang konstruktif.

​Satu tahun berlalu dengan segala dinamikanya. Permintaan maaf telah disampaikan, realitas anggaran telah dibeberkan, dan peta jalan perbaikan telah dibentangkan. Sisa empat tahun ke depan adalah arena pembuktian sesungguhnya. Rakyat Rote Ndao menanti keberanian meminta maaf itu bertransformasi menjadi kerja nyata mewujudkan Rote Ndao yang cerdas, sehat, dan sejahtera sesuai cetak biru Mbule Sio. (red_RN)

Berita Terkait

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa
Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak
Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar
Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
​Tulisan ini adalah Tajuk Rencana Editorial yang merupakan representasi pandangan resmi redaksi terhadap isu kebijakan publik di Kabupaten Rote Ndao. Disusun sebagai wujud fungsi kontrol sosial dan partisipasi media dalam pembangunan, sebagaimana diamanatkan Pasal 3 dan Pasal 6 UU Pers No. 40 Tahun 1999.

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:08 WITA

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 12:28 WITA

Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WITA

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:08 WITA

BERITA ROTE NDAO

Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak

Kamis, 30 Apr 2026 - 12:28 WITA

BERITA ROTE NDAO

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:00 WITA

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA