ROOLNEWS.ID – Dewan Pimpinan Daerah Serikat Media Siber Indonesia (DPD SMSI) Kabupaten Rote Ndao menginisiasi kejuaraan balap motor bertajuk Open Grasstrack & Motocross Piala DPD SMSI Rote Ndao, bekerja sama dengan Penyelenggara Club Otomotif Rote Racing Team (R2T). Ajang otomotif tersebut dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lekunik, Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain, pada 13–15 November 2026 mendatang.
Kepastian penyelenggaraan kejuaraan diumumkan langsung oleh Ketua DPD SMSI Rote Ndao Endang Sidin bersama Ketua Panitia Penyelenggara Jeckson M. Mansula dan Ketua Club R2T Vecky Tolla, dalam pertemuan di Sekretariat SMSI Kabupaten Rote Ndao, Perumahan Lekunik, Minggu (11/10/2026) malam. Langkah ini diambil panitia setelah resmi mengantongi rekomendasi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengurus Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Endang menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pengurus SMSI Provinsi NTT atas dukungan penuh terhadap program kerja ini, serta menyambut baik kemitraan teknis bersama Club R2T sehingga agenda kejuaraan siap digulirkan.
Jembatani Minat Pembalap Lokal Menuju Pentas Nasional
Ketua Panitia Penyelenggara Jeckson M. Mansula memaparkan, inisiatif DPD SMSI menggandeng Penyelenggara Club R2T berakar dari tingginya minat generasi muda Rote Ndao terhadap olahraga otomotif, terutama nomor motor grasstrack. DPD SMSI memandang perlunya ruang resmi untuk menjaring atlet-atlet potensial daerah.
”Dasar inilah kami dari DPD SMSI menggandeng Penyelenggara Klub Motor R2T untuk kegiatan ini, termasuk ingin membantu IMI mencari bibit-bibit untuk berlaga di PON nanti,” kata Jeckson.
Jeckson menambahkan, terbitnya rekomendasi dari IMI Provinsi NTT menjadi mandat bagi panitia pelaksana untuk segera merampungkan seluruh tahapan perizinan, mengintensifkan publikasi kegiatan, dan memastikan arena balap memenuhi standar kelayakan federasi.
Dukungan Teknis Sirkuit dan Masuknya Peserta Luar Daerah
Ketua R2T Vecky Tolla menyatakan apresiasi atas langkah DPD SMSI Rote Ndao yang membuka jalan bagi terselenggaranya turnamen ini, didukung penuh oleh Ikatan Motor Indonesia.
Mengenai kesiapan infrastruktur balap, Vecky menjelaskan bahwa progres pengerjaan Sirkuit Lekunik telah mencapai 30 persen. Pihak penyelenggara menargetkan lintasan rampung dan siap digunakan pada 1 November 2026.
Kompetisi ini akan melombakan total 16 kelas, yang terdiri dari 15 kelas Grasstrack (GTX) dan satu kelas Motocross (MX). Hingga saat ini, tercatat belasan klub dari luar Kabupaten Rote Ndao telah mengonfirmasi kesiapan untuk turun berlaga. (**)