ROOLNEWS.ID – SMK Negeri Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, memamerkan inovasi robotika pendeteksi rintangan dan pemadam api sederhana pada hari terakhir Bootcamp dan Challenge IoT SMK NTT 2026 di Hotel Sahid Timor, Kota Kupang, Sabtu (17/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, SMKN Pantai Baru mengutus guru pembimbing Isak Doris Faot, S.Kom., bersama tiga siswi jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), yakni Sariyati Tupu, Tasya Mesah, dan Veleria Nubatonis. Tim ini menampilkan perangkat yang dirancang untuk menghindari halangan secara otomatis, mendeteksi indikasi api, serta mendukung simulasi pemadaman sederhana. Inovasi tersebut juga berpotensi dikembangkan dengan sistem kendali Bluetooth melalui HP Android.
Kepala SMKN Pantai Baru, Simson Nullek, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara dan panitia yang telah memberikan kesempatan kepada sekolahnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh guru pembimbing serta para siswa selama mengikuti bootcamp dapat diterapkan di sekolah dan dikembangkan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut Simson, partisipasi dalam IoT NTT 2026 menjadi kesempatan bagi siswa untuk meningkatkan kreativitas, mengembangkan keterampilan teknologi, serta memahami penerapan ilmu pengetahuan dalam menjawab kebutuhan di tengah masyarakat.
Konsep Perancangan dan Empat Fungsi Utama Robot
Guru pembimbing SMKN Pantai Baru, Isak Doris Faot, S.Kom., menjelaskan bahwa pengembangan inovasi robotika perlu diawali dengan pembuatan prototipe sebagai dasar perancangan produk. Ia menerangkan bahwa robotika merupakan perpaduan ilmu komputer, matematika, dan elektronika yang memungkinkan perangkat menerima informasi melalui sensor, memproses data, kemudian menjalankan tugas sesuai instruksi program dan kebutuhan pengguna.
Sebagai bagian dari pembelajaran teknologi berbasis praktik, prototipe robot hasil inovasi siswi SMKN Pantai Baru ini memiliki empat fungsi utama, yaitu Mendeteksi dan menghindari rintangan Robot, mendeteksi indikasi api, Simulasi Pemadaman Api Sederhana dan Kendali Melalui Bluetooth.
Melalui proyek tersebut, siswa mempelajari perakitan perangkat elektronik sekaligus memahami pemrograman mikrokontroler, pengolahan informasi sensor, dan pengendalian motor secara otomatis.
Inovasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi SMKN Pantai Baru untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis proyek, memperkuat kompetensi siswa jurusan TJKT, serta mendorong lahirnya inovator muda dari Kabupaten Rote Ndao yang mampu menghasilkan karya teknologi sesuai kebutuhan masyarakat. (*/if)