ROOL – Sektor pertanian di Kabupaten Rote Ndao kini tengah menapak babak baru. Ketergantungan pada metode pengolahan lahan secara manual yang menguras tenaga, perlahan mulai ditinggalkan seiring masuknya sentuhan modernisasi di hamparan sawah masyarakat.
Langkah ini diperkuat dengan kehadiran dukungan nyata dari Usman Husin, legislator Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB. Sebagai wakil rakyat dari Dapil NTT II, Usman dinilai berhasil menerjemahkan kebutuhan mendasar petani di wilayah kepulauan melalui penyaluran bantuan alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, hingga bibit unggul.
Intervensi ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan solusi atas tingginya biaya tenaga kerja dan lamanya waktu produksi yang selama ini menjadi kendala utama. Dengan alsintan, proses dari pengolahan lahan hingga masa panen kini berjalan lebih cepat dan efisien.
Efisiensi tersebut berdampak langsung pada peningkatan produktivitas padi. Harapan baru pun tumbuh di tengah masyarakat tani; bahwa pertanian jika dikelola dengan dukungan sarana yang tepat, mampu menjadi tulang punggung kesejahteraan keluarga dan kemandirian daerah.
”Dulu kami kerja lebih berat, hasil belum tentu cukup. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ujar Sem, seorang petani, menggambarkan dampak nyata dari perubahan pola kerja yang kini lebih modern.
Melalui komitmen ini, Usman Husin menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian di Rote Ndao harus dimulai dengan memastikan petani memiliki instrumen yang cukup untuk berproduksi secara maksimal di atas tanah mereka sendiri. (*/mtc)







