Bupati Beberkan Dua Kelalaian Fatal di Balik Kematian Ibu Hamil

- Tim

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Bupati Rote Ndao Paulus Henuk membeberkan dua kelalaian fatal dalam sistem pelayanan kesehatan yang terjadi di balik kasus meninggalnya seorang ibu hamil. Kelalaian tersebut mencakup miskomunikasi yang menyebabkan dokter jaga absen serta tindakan Kepala Puskesmas yang meninggalkan tugas saat pasien dalam kondisi kritis. Demikian disampaikan Bupati saat Penutupan Sidang II DPRD Rote Ndao, Senin (1/9/2025), sebagai respons atas sorotan tajam terhadap kasus tersebut.

Kelemahan pertama yang diungkap adalah kegagalan bidan melaporkan kondisi gawat darurat pasien kepada dokter jaga puskesmas. Akibatnya, dokter meninggalkan puskesmas pada pukul 07:00 pagi untuk tugas lain, tidak menyadari adanya pasien kritis yang membutuhkan penanganan segera.

“Mestinya kalau dilaporkan sejak dari awal, dokter itu tidak perlu datang ke pemeriksaan gratis di lapangan,” ujar Bupati.

Kelemahan fatal kedua, lanjutnya, adalah tindakan Kepala Puskesmas (Kapus) yang tetap berangkat menghadiri rapat undangan dinas meskipun telah mengetahui keberadaan pasien dalam kondisi kritis di fasilitas yang dipimpinnya. Bupati menilai Kapus telah lalai dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Sebelum ditangani medis, pasien tersebut telah ditangani oleh seorang dukun beranak. Pasien baru dibawa ke nakes setelah kondisinya lemas dan mengalami pendarahan.

Setelah mendapat penanganan awal di Puskesmas Eahun, pasien dirujuk ke RSUD Ba’a. Namun, karena serangkaian keterlambatan dan kondisi yang sudah parah—di mana bayi di dalam kandungan diduga telah meninggal—nyawa sang ibu tidak berhasil diselamatkan.

Kasus ini sebelumnya telah memicu reaksi keras dari Komisi II DPRD Rote Ndao yang menuntut evaluasi total dan pertanggungjawaban dari pihak Puskesmas Eahun.

Ketua Komisi II DPRD Rote Ndao, Meksi Mooy, menyatakan bahwa pihaknya telah berulang kali mengingatkan tentang pentingnya perbaikan pelayanan medis.

“Sudah berkali-kali kami ingatkan soal pelayanan medis,” ungkapnya, Kamis (28/8/2025).

Menyikapi kasus terkini, Komisi II akan memanggil pihak Puskesmas Eahun untuk dimintai pertanggungjawaban.

Meksi Mooy menegaskan bahwa kelalaian, terutama dalam hal komunikasi rujukan pasien ke RSUD Ba’a, tidak dapat ditoleransi.

“Ini bukan persoalan sepele, ini soal nyawa,” tegasnya.

Peristiwa ini mendorong desakan untuk melakukan evaluasi total terhadap standar operasional prosedur (SOP) di semua fasilitas kesehatan.

Menurut Meksi, apa pun kendalanya, penyelamatan nyawa pasien harus menjadi prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar. (*/rn)


Berita Terkait

Implementasi Tagline “Membiasakan Yang Benar”, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran
Cegah Napi Kabur Lagi, Polisi Bakal Intensifkan Patroli ke Lapas Ba’a
20 Hari Pasca Laporan, Motor Scoopy Roy Belum Ditemukan
Wujudkan PAUD HI, Bunda PAUD Rote Ndao Serahkan KIA dan Tutup Pelatihan Pendidik
Dorong Modernisasi di Rote Ndao, Usman Husin Fasilitasi Alsintan hingga Bibit Unggul bagi Petani
Kawal Proyek K-SIGN, Bupati Rote Ndao Minta Pendampingan Ketat Kejaksaan
Sekda Rote Ndao Usul Sosialisasi Hukum bagi OPD untuk Perkuat Akuntabilitas
Strategi Perumda, Petakan Sumur Bor demi Amankan Pasokan Air Selama Kemarau

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WITA

Implementasi Tagline “Membiasakan Yang Benar”, Sie Propam Polres Rote Ndao Sidak Polsek Jajaran

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:48 WITA

Cegah Napi Kabur Lagi, Polisi Bakal Intensifkan Patroli ke Lapas Ba’a

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:52 WITA

20 Hari Pasca Laporan, Motor Scoopy Roy Belum Ditemukan

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:21 WITA

Wujudkan PAUD HI, Bunda PAUD Rote Ndao Serahkan KIA dan Tutup Pelatihan Pendidik

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:04 WITA

Dorong Modernisasi di Rote Ndao, Usman Husin Fasilitasi Alsintan hingga Bibit Unggul bagi Petani

Berita Terbaru

Kanwil Kemenkumham NTT meminta penguatan pengamanan dari pihak kepolisian. Hal ini dibahas dalam pertemuan di Mapolres Rote Ndao, Senin (11/05/2026) | FOTO: ROOL/Ho-humasresrn

BERITA ROTE NDAO

Cegah Napi Kabur Lagi, Polisi Bakal Intensifkan Patroli ke Lapas Ba’a

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:48 WITA

BERITA ROTE NDAO

20 Hari Pasca Laporan, Motor Scoopy Roy Belum Ditemukan

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:52 WITA