HUT ke-42 SMAN 1 Lobalain, Alumni Angkatan Pertama Ungkap Perjuangan Angkut Mebeler Setiap Hari

- Tim

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Di balik gedung SMAN 1 Lobalain yang kini berdiri kokoh, tersimpan sebuah kisah perjuangan yang nyaris tak terbayangkan oleh generasi sekarang. Sebuah cerita tentang semangat baja angkatan perintis yang harus memikul meja dan kursi setiap hari, hanya demi bisa mengenyam pendidikan.

Kisah heroik itu dituturkan kembali oleh Arkilaus Lenggu, alumnus angkatan pertama bernomor induk 001, dalam perayaan Dirgahayu ke-42 sekolah almamaternya, Sabtu (30/8/2025) pagi. Testimoninya bukan sekadar nostalgia, melainkan sebuah cermin betapa dari rahim keterbatasan, lahir para pemimpin tangguh.

Arkilaus, yang hari itu juga menandai hari terakhirnya sebagai abdi negara, membuka ceritanya dari titik nol. Saat angkatan pertama memulai, sekolah itu tak lebih dari sebuah nama tanpa gedung. Proses belajar mengajar harus dijalani secara nomaden, menumpang dari satu sekolah dasar ke sekolah lain.

“Kami masih pakai SD 3 Ba’a, kemudian pindah ke SMPN 1, pindah lagi ke sekolah lain cuma satu minggu karena kami sudah besar-besar, jadi meja kursi rusak,” kenang Arkilaus.

Puncak dari perjuangan itu tiba ketika gedung baru SMAN 1 Lobalain akhirnya rampung. Namun, bangunan itu hanyalah ruang-ruang kosong tanpa perabotan. Di sinilah babak paling monumental dalam sejarah mereka dimulai.

Setiap hari, rutinitas memikul meja dan kursi dari salah satu Sekolah Dasar menjadi pemandangan biasa. Para siswa berjalan kaki, bergotong-royong mengangkut “fasilitas belajar” mereka sebelum kelas dimulai, dan mengembalikannya lagi saat sore tiba.

“Satu meja itu kan ada dua orang. Kita taruh kursi di atas meja, pikul dua orang itu bawa ke sini. Dan itu berlangsung sekian bulan,” tuturnya.

Namun, dari keringat dan pengorbanan itulah SMAN 1 Lobalain membuktikan kualitasnya. Arkilaus dengan bangga menunjuk bukti nyata dari tempaan keras itu, seperti Bupati Rote Ndao saat ini, Paulus Henuk, adalah salah satu buah dari didikan sekolah tersebut.

“Dengan keterbatasan fasilitas, sekolah ini menghasilkan seorang pemimpin nomor satu di kabupaten ini. Saya sebagai alumni, bangga luar biasa,” tegasnya.

Bagi Arkilaus, keberhasilan itu bukanlah kebetulan, melainkan bukti “rencana indah Tuhan” untuk sekolah tersebut.

Kini, ia melemparkan tantangan kepada generasi penerus yang menikmati fasilitas jauh lebih lengkap.

“Maka kenapa generasi yang sekarang saya tantang? Apakah sekian tahun ke depan bisa melahirkan orang nomor satu dari lembaga ini atau tidak?” tanyanya retoris. ”

Kisah perjuangan Arkilaus dan angkatannya menjadi warisan tak ternilai bagi SMAN 1 Lobalain. Sebuah pengingat bahwa fasilitas bukanlah penentu utama, melainkan karakter, daya juang, dan semangat untuk menolak menyerah pada keadaan.

“Kami semua bisa ada di sini, lahir dari keterbatasan.” kata Arkilaus. (*/rn)

Berita Terkait

Cerita dari Tapal Batas, Saat Polri Merajut Harmoni Ramadan di Landu Leko dan Papela
Bupati Rote Ndao Lantik Pejabat Baru: Bekerjalah untuk Tuhan, Bukan untuk Manusia
Bus Rafael Trans Kini Jadi Etalase Produk Lokal Rote Ndao
Info BMKG 13 Maret: Rote Ndao dan Sekitarnya Berpotensi Diguyur Hujan Sangat Lebat
Buntut Tawuran Puluhan Pelajar di Lobalain, Polisi Tegaskan Sanksi Keras Jika Terulang
Benarkah Ekonomi Rote Ndao Tumbuh 7,98 Persen? Intip Ambisi Besar Pemkab di RKPD 2027
Pastikan Mudik Aman, Ratusan Personel Gabungan Disiagakan
PT Bo’a Development Salurkan Bantuan 17 Juta di Masjid Ar Rahman

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:07 WITA

Cerita dari Tapal Batas, Saat Polri Merajut Harmoni Ramadan di Landu Leko dan Papela

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:27 WITA

Bupati Rote Ndao Lantik Pejabat Baru: Bekerjalah untuk Tuhan, Bukan untuk Manusia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:33 WITA

Bus Rafael Trans Kini Jadi Etalase Produk Lokal Rote Ndao

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:24 WITA

Info BMKG 13 Maret: Rote Ndao dan Sekitarnya Berpotensi Diguyur Hujan Sangat Lebat

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:30 WITA

Buntut Tawuran Puluhan Pelajar di Lobalain, Polisi Tegaskan Sanksi Keras Jika Terulang

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Bus Rafael Trans Kini Jadi Etalase Produk Lokal Rote Ndao

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:33 WITA

Secret Link