Program KSB Untuk Sikapi Bahaya Bencana

- Tim

Selasa, 18 Oktober 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

roolnews.ID, Batefalu • Untuk menyikapi bahaya bencana yang seringkali mengakibatkan kerusakan lingkungan, kerugian harta benda hingga timbulnya korban jiwa maka masyarakat perlu dibekali dengan serangkaian pengetahuan dan ketrampilan yang berhubungan dengan penanggulangan bencana. Salah satu kegiatannya adalah melalui pembentukan kampung siaga bencana ( KSB ).

ksb-rote-ndao“Baris terdepan dalam penanggulangan bencana adalah masyarakat itu sendiri, Oleh karena itu esensi dari program kampung siaga bencana ( KSB ) merupakan pelibatan masyarakat setempat dalam pelaksanaan penanggulangan bencana atau yang biasa dikenal dalam istilah community based disasters managementatau penanggulangan bencana berbasis masyrakat,” kata Bupati Rote Ndao, Drs. Leonard Haning, MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, Drs. Jonas M. Selly, MM pada kegiatan pembentukan Kampung Siaga Bencana di Desa Batefalu, Kecamatan Rote Timur, sabtu ( 15/10 /2016 ).

Dikatakan Bupati, pengembangan kapasitas, kemampuan dan kepedulian masyarakat menjadi sangat penting dan strategis dalam penanganan risisko bencana. “Melalui KSB masyarakat didorong untuk berpartisipasi aktif dalam rangka menekan atau mengurangi risiko maupun dampak dari berbagai jenis bencana yang terjadi,” kata Bupati Leonard Haning.

Permasalahan bencana tambahnya, merupakan permasalahan yang tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi, dan semua orang tidak dapat mengelak kapan terjadinya, hal ini membuat penanganannya membutuhkan keterlibatan semua pihak. “ Karena itulah langkah proaktif dari elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam mengurangi dampak merugikan dari bencana diharapkan dapat membantu pemerintah dalam memenuhi tugasnya,” harap Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu terselenggaranya kegiatan KSB hingga selesai dengan baik. “ Marilah kita bulatkan tekad untuk membangun kesepahaman dan komitmen seluruh stake holder dalam pelaksanaan kualitas pelayanan, sarana dan prasarana kampung siaga bencana,” tandasnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur, Welhelmus Boni pada kesempatan tersebut mengatakan kegiatan KSB dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya bencana dan risisko bencana. “ Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tapi diperlukan keterlibatan masyarakat untuk menangani dampak dari kejadian bencana. Kami berharap kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan dan semangat kebersamaan masyarakat menangani suatu peristiwa bencana,” kata Welhelmus Boni.

Dijelaskan Welhelmus Boni, kegiatan ini juga untuk menyiapkan kelompok masyarakat yang terlatih yang dibekali  pengetahuan dalam menangani bencana. “ Kelompok ini yang akan membantu masyarakat untuk menekan akibat yang timbul dari bencana secara mandiri pada skala terbatas terutama pada saat pertama kali terjadi bencana sebab mereka ( anggota KSB )  sudah dilatih sehingga mereka sudah memiliki kemampuan yang cukup,”tambahnya.

Untuk diketahui pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan uang kepada 6 orang perwakilan penerima program keluarga harapan ( PKH ) dan bantuan tenda pengungsi, tenda regu dan dapur umum lapangan dari Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur yang diterima oleh ketua KSB, Gerson Dafa dengan nilai keseluruhan bantuan sebesar Rp. 74.306.900,-.  Sementara keenam perwakilan penerima bantuan  PKH adalah Sarai Balla, Mery Muli, Elis Malote, Elis Dafa, Aranci Ballad an Yanti Monne. Kegiatan ditutup dengan simulasi penyelamatan korban bencana banjir oleh Tim Kampung Siaga Bencana Desa Batefalu.


(cha_L/hms)

Berita Terkait

Soroti “Rapor Merah” Pendidikan dan Kesehatan, Bupati Rote Ndao Instruksikan Pembenahan Segera
Tahun Ini, Penanganan Jalan Letelangga Dialokasikan Rp 9,54 Miliar
Pemkab Rote Ndao Bakal Terapkan Parkir Berlangganan Guna Optimalkan PAD dan Ketertiban
Mulai dari Landu Leko, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Bakal Rutin Turun ke Desa Setiap Minggu
Perkuat Monitoring OPD, Bupati Paulus Henuk Instruksikan Asisten Sekda Jadi ‘Sekda Mini’
Gubernur NTT Tegaskan Larangan Data “ABS” dan Tindak Tegas Manipulasi Absensi
Suplai BBM ke Rote Terhambat Cuaca, Polisi Awasi Pengecer yang Manfaatkan Situasi
Wabup Rote Ndao Tinjau Dampak Banjir di Desa Matasio

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 01:06 WITA

Soroti “Rapor Merah” Pendidikan dan Kesehatan, Bupati Rote Ndao Instruksikan Pembenahan Segera

Senin, 19 Januari 2026 - 22:14 WITA

Tahun Ini, Penanganan Jalan Letelangga Dialokasikan Rp 9,54 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 - 20:29 WITA

Pemkab Rote Ndao Bakal Terapkan Parkir Berlangganan Guna Optimalkan PAD dan Ketertiban

Senin, 19 Januari 2026 - 17:56 WITA

Mulai dari Landu Leko, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao Bakal Rutin Turun ke Desa Setiap Minggu

Senin, 19 Januari 2026 - 17:34 WITA

Perkuat Monitoring OPD, Bupati Paulus Henuk Instruksikan Asisten Sekda Jadi ‘Sekda Mini’

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Tahun Ini, Penanganan Jalan Letelangga Dialokasikan Rp 9,54 Miliar

Senin, 19 Jan 2026 - 22:14 WITA

Secret Link