Lomba Rote Surfing 2018 Dibuka Wakil Bupati

- Tim

Selasa, 25 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rote (ROOL) – Lomba selancar (surfing) Rote 2018 dibuka Wakil Bupati Rote Ndao Jonas C Lun, mewakili Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di Pantai Boa, Desa Boa, Kecamatan Rote Barat, Senin (24/09/2018).

Lomba yang digelar atas kerja sama Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Dinas Pariwisata Kabupaten Rote Ndao, dan Pemerintah Desa Boa, Kecamatan Rote Barat, tersebut menggandeng event organizer PT Suara Gangsing Indonesia, dalam rangka pengembangan pemasaran pariwisata khususnya potensi wisata bahari di Kabupaten Rote Ndao.

Lomba yang sesuai rencana dilaksanakan Senin (24/09/2018) hingga Rabu (26/09/18) tersebut, mempertandingkan dua kategori, yakni lokal dan internasional dengan jumlah peserta 37 peselancar lokal dan 14 peselancar internasional yang berasal dari Guatemala, Australia, Amerika, dan Spanyol.

Wakil Bupati Jonas Lun ketika membacakan sambutan tertulis Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, mengatakan, pengembangkan potensi pariwisata harus dilakukan secara baik dan benar agar dapat dijadikan sebagai penggerak utama roda perekonomian masyarakat NTT.

Pengembangan dan peningkatan sektor pariwisata, kata dia, perlu dilakukan Pemprov NTT dan pemerintah kabupaten/kota karena hal ini sangat potensial dan menjanjikan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, NTT memiliki berbagai macam aset dan potensi wisata yang sudah dikenal dunia internasional, seperti Taman Nasional Komodo, Keindahan Pulau Sumba, Danau Kelimutu di Ende, Taman Laut di Alor, Budaya Berkuda (Pasola) di Sumba, serta keunikan Pantai Boa sebagai tempat berselancar berkelas dunia.

Untuk pembangunan sektor pariwisata, kata gubernur, pemerintah tidak hanya fokus pada bidang pembangunan infrastruktur wisata seperti pembangunan hotel dan restoran, tetapi juga berupaya mengubah budaya masyarakat karena kualitas kehidupan manusia juga menjadi unsur penting yang perlu diperhatikan pemerintah.

“Yang perlu dikembangkan adalah hal-hal yang berkaitan dengan setiap sendi kehidupan manusia, seperti makan-minum, pakaian, kebersihan, dan lainnya,” ujar Laiskodat.
Selain itu, perlu terus didorong kegiatan investasi dalam bidang pariwisata, sehingga pengembangan sektor pariwisata dapat berjalan dengan baik.

Diakhir sambutannya gubernur menyampaikan kepada para peserta dan hadirin untuk menjadikan turnamen ini sebagai wadah untuk menanamkan rasa cinta terhadap pariwisata. “Pada kesempatan ini saya menyampaikan selamat berlomba untuk semua peserta baik lokal maupun yang datang dari luar negeri,” katanya.

Lintas Sektor
Kadis Pariwisata Rote Ndao Melki Rumlaklak kepada media ini mengatakan, perlu adanya kerja sama lintas sektor guna pengembangan pariwisata NTT, bukan saja terhadap objek-objek wisata yang sudah dikenal, tetapi juga di objek dan potensi lain yang belum tersentuh.

Menurutnya, kompetisi olah raga surfing sebagai penunjang wisata bahari di Rote Ndao ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak Desa Boa dan Nemberala untuk bisa berselancar di tingkat dunia.

“Harapan kami kompetisi ini terus dievaluasi dan ditingkatkan, agar ke depan menjadi salah satu titik berselancar dunia,” katanya.

Untuk diketahui, PT Suara Gangsing Indonesia merupakan badan pengelola olah raga berselancar yang mendedikasikan diri untuk mencari bakat peselancar di Rote Ndao khususnya.

Tampak hadir dalam acara pembukaan, selain Wakil Bupati Jonas Lun dan Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Provinsi NTT, Kadis Pariwisata Rote Ndao Melki Rumlaklak, Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Camat Rote Barat Petson Hangge, Danramil Batutua Kapten (Inf) Charles Nabuasa. (*dina kominfo)

Berita Terkait

Meksi Mooy Desak Pelantikan PPPK Paruh Waktu Paling Lambat Maret 2026
Besok, Gustaf Folla dan Charles Pelle Dilantik Jadi Direktur BUMD
Diduga Fiktif! SILPA APBDes 2025 Oematamboli Masuk RAPBDes 2026, Mantan Pj Kades Lapor Inspektorat
Kala HET Rp 7.000 Hanya Berlaku di Atas Kertas, Harga Minyak Tanah Meroket Dua Kali Lipat
1 Tahun Paulus-Apremoi, Antara Maaf dan Janji Mbule Sio
Gustaf Folla dan Charles Pelle Lulus Seleksi Direktur BUMD
Mati Mesin, Tiga Nelayan Rote Timur Ditemukan Selamat di Hari Kedua Pencarian
BPD Kolobolon Laporkan Dugaan Siltap Fiktif dan Markup Posyandu, Desak Kades Nonaktif Tak Diaktifkan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:31 WITA

Meksi Mooy Desak Pelantikan PPPK Paruh Waktu Paling Lambat Maret 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:55 WITA

Besok, Gustaf Folla dan Charles Pelle Dilantik Jadi Direktur BUMD

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:40 WITA

Diduga Fiktif! SILPA APBDes 2025 Oematamboli Masuk RAPBDes 2026, Mantan Pj Kades Lapor Inspektorat

Senin, 23 Februari 2026 - 21:20 WITA

Kala HET Rp 7.000 Hanya Berlaku di Atas Kertas, Harga Minyak Tanah Meroket Dua Kali Lipat

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:24 WITA

1 Tahun Paulus-Apremoi, Antara Maaf dan Janji Mbule Sio

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Meksi Mooy Desak Pelantikan PPPK Paruh Waktu Paling Lambat Maret 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 18:31 WITA

BERITA ROTE NDAO

Besok, Gustaf Folla dan Charles Pelle Dilantik Jadi Direktur BUMD

Selasa, 24 Feb 2026 - 16:55 WITA

BERITA ROTE NDAO

1 Tahun Paulus-Apremoi, Antara Maaf dan Janji Mbule Sio

Jumat, 20 Feb 2026 - 13:24 WITA

Secret Link