ROOL – Implementasi PAUD Holistik Integratif (HI) di Kabupaten Rote Ndao tidak sekadar menjadi bahan diskusi di ruang kelas. Langkah nyata ditunjukkan melalui penyerahan 35 Kartu Identitas Anak (KIA) kepada UPTD TK Maifali sebagai bukti kuatnya sinergi lintas sektor antara pendidikan dan administrasi kependudukan.
Penyerahan secara simbolis ini dilakukan di sela-sela penutupan Pelatihan PAUD HI bagi 70 pendidik di Aula Kopdit Sehati, Ba’a, Selasa (12/05/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui TP PKK untuk menyelaraskan hak pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum bagi anak usia dini.
Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Rote Ndao, Yanne Henuk-Pellokila, menegaskan bahwa semangat PAUD HI mewajibkan seluruh pihak memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh optimal. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan adalah fondasi utama.
“Kita yakin anak-anak kita tumbuh dan berkembang, pintar secara akademis, sehat, ceria, dan memiliki karakter yang baik. Ini semua berkat kolaborasi yang kuat,” ungkap Yanne.
Selain memberikan apresiasi terhadap dedikasi para guru, Yanne juga berencana melakukan peninjauan langsung ke lembaga-lembaga PAUD guna memantau pola asuh dan memberikan dukungan moril. Baginya, pemenuhan hak dasar anak, termasuk asupan gizi dan jaminan kesehatan, akan berdampak besar bagi masa depan Rote Ndao.
Kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dalam penyediaan KIA ini menjadi indikator bahwa layanan PAUD di Rote Ndao kini bergerak lebih terintegratif, mencakup perlindungan identitas anak sejak dini. (*)







