BPBD Rote Ndao Gelar Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Kebencanaan

- Tim

Jumat, 8 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL • Mengantisipasi terjadinya Bencana Badan Penanggulangan Bencana Nasional Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Sosialisasi Gladi dan Simulasi Kebencanaan  dalam upaya pengurangan Resiko Bencana di Rote Ndao yang dilaksanakan Jumat, (8/11/2019) pagi di SD Negeri Oeteas Desa Helebeik Kecamatan Lobalain.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Diksel Haning menjelaskan tujuan dilaksanakan Gladi dan simulasi Kebencanaan Gempa bumi ini bertujuan mengantisipasi terjadi gempa bumi maupun bencana masyarakat dan Relawan  dapat pemahaman dan mempunyai kesiapsiagaan dalam mengevakuasi korban bencana serta dapat meminimalisir jumlah korban serta tanggap akan terjadinya bencana.

Pelaksanan Sosialisasi Gladi dan simulasi Kebencanaan ini dalam upaya pengurangan Resiko Bencana di Rote Ndao diikuti oleh para Relawan serta semua stakeholder terkait dan kegiatan dibuka Oleh Staf Ahli Bupati Rote Ndao Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Hanok Ndoen.

Setelah pembukaan dilanjutkan  dengan penyampaian sosialisasi serta gladi dan simulasi yang dilaksanakan bersama sama dengan pihak sekolah SD Oeteas dan semua peserta yang mengikuti kegiatan simulasi Kebencanaan  dalam upaya pengurangan Resiko Bencana di Rote Ndao.

Pemkab Rote Ndao mengklaim telah maksimal menggelar sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat yang ada di wilayahnya melalui peran BPBD setempat, demikian  disampaikan staf ahli pemerintah politik dan hukum Hanok Ndoen saat membacakan sambutan Bupati Rote Ndao Paulina Haning, Jumat (8/11).

Menurutnya dengan masuknya edukasi kebencanaan dalam kurikulum menjadi salah satu upaya lain dalam mitigasi bencana sehingga setiap warga selalu siaga.

“Letak geografis Kabupaten Rote Ndao ada di wilayah relatif rawan bencana, sehingga mengharuskan wawasan masyarakat mengenai mitigasi bencana dimiliki,” ucap dia.

Narasumber dari BPBD Provinsi NTT diwakili oleh Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT Richard Peli pada kegiatan mitigasi bencana di Rote Ndao mengatakan, ancaman kekeringan sebenarnya hampir merata pada 22 Kabupaten Kota NTT dan dianggap sebagai daerah terdampak.

“Dan telah dilakukan berbagai upaya dan kita bersyukur BPBD Provinsi sejak tahun kemarin mendapat dukungan Pemerintah Australia melalui pihak LSM juga dari Jerman yaitu berupa pelatihan Penguatan kapasitas lebih inklusif bagi kalangan masyarakat berkebutuhan khusus seperti cacat fisik, ibu hamil, program yang telah diintervensi,”  ungkap Richard.

7 ancaman kebencanaan dimaksud diantaranya yaitu masalah kekeringan, banjir, tanah longsor, kebakaran lahan, angin puting beliung, maupun ancaman Tsunami serta letusan gunung api.

Ia menegaskan pentingnya latihan simulasi bencana ke seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, hal itu harus dimulai dari tingkat yang paling bawah, yakni keluarga.

“Latihan dan simulasi bencana harus sampai menyentuh tingkat paling bawah, yaitu tingkat keluarga. Termasuk juga kepada anak anak sekolah sekolah,” ucapnya

Lebih lanjut, Pelt mengatakan bahwa latihan seperti itu harus diinisiasi oleh pemerintah daerah setempat dan menjadi sebuah kewajiban rutin. Bagaimanapun, katanya, gempa dan tsunami merupakan peristiwa berulang yang sewaktu waktu dapat muncul kapan saja, tanpa ada yang bisa memprediksi kapan datangnya.

“Perlu kesiapsiagaan tidak hanya dalam teori, tapi juga praktek,” katanya.

Terpantau hadir dalam Sosialisasi Gladi dan  simulasi Kebencanaan dalam upaya pengurangan Resiko Bencana di Rote Ndao salah satu pemateri Danramil 1627-03/, Kapten Inf. Nerson Baitanu dihadiri para relawan Bencana  dan Para Guru dan Murid SD Negeri Helebeik. (*/idf)

Berita Terkait

Strategi Perumda, Petakan Sumur Bor demi Amankan Pasokan Air Selama Kemarau
Napi Lapas Ba’a Tertangkap, Polisi Proses Pidana Baru Terkait Pencurian
OTK di Diburu, Diduga Terkait Larinya Warga Binaan Lapas Ba’a
Sertijab 6 Pejabat Rote Ndao, Sekda Ingatkan Target Kinerja
Empat Srikandi Rote Ndao Menuju Tanah Suci, Perjalanan Iman dan Doa Masyarakat
Dispora Rote Ndao Bakal Siapkan Lomba Lari dan Kejuaraan Tinju
Event Olahraga Agustus 2026, Strategi Dispora Hidupkan Sektor UMKM
Wakapolres Rote Ndao Pastikan Pelayanan Publik di Polsek Rote Barat Tetap Prima

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:46 WITA

Strategi Perumda, Petakan Sumur Bor demi Amankan Pasokan Air Selama Kemarau

Senin, 11 Mei 2026 - 08:09 WITA

Napi Lapas Ba’a Tertangkap, Polisi Proses Pidana Baru Terkait Pencurian

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:02 WITA

OTK di Diburu, Diduga Terkait Larinya Warga Binaan Lapas Ba’a

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA

Sertijab 6 Pejabat Rote Ndao, Sekda Ingatkan Target Kinerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:38 WITA

Empat Srikandi Rote Ndao Menuju Tanah Suci, Perjalanan Iman dan Doa Masyarakat

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Strategi Perumda, Petakan Sumur Bor demi Amankan Pasokan Air Selama Kemarau

Senin, 11 Mei 2026 - 11:46 WITA

BERITA ROTE NDAO

Napi Lapas Ba’a Tertangkap, Polisi Proses Pidana Baru Terkait Pencurian

Senin, 11 Mei 2026 - 08:09 WITA

Barang Yang Ditinggalkan OTK Saat Kabur Menuju Hutan, Jumat (08/05/2026) | FOTO: ROOL/Ho-pom/humasresrn

BERITA ROTE NDAO

OTK di Diburu, Diduga Terkait Larinya Warga Binaan Lapas Ba’a

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:02 WITA

Sejumlah kepala perangkat daerah dilingkungan Pemkab Rote Ndao mengikuti acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, MM, Jumat (08/05/2026) bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati Rote Ndao | FOTO: ROOL/Ho-PPID Utama_DKISP

BERITA ROTE NDAO

Sertijab 6 Pejabat Rote Ndao, Sekda Ingatkan Target Kinerja

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:13 WITA