Usut Korupsi Proyek UPI, Kajari Rote Ndao Sinyalkan ‘Antrean Padat’ Kasus Berikutnya

- Tim

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao resmi menahan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi Unit Pengolahan Ikan (UPI). Dalam jumpa pers yang digelar di Aula Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Rabu (27/8/2025) sore, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rote Ndao, Febrianda Ryendra, S.H., menegaskan bahwa penanganan kasus ini hanyalah awal dan mengisyaratkan masih banyak kasus lain yang menunggu untuk diungkap.

Penegasan ini muncul setelah Kejari Rote Ndao menahan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial JBM dan pelaksana kegiatan berinisial AM. Keduanya diduga bertanggung jawab atas kerugian negara sebesar Rp668.625.770 dalam proyek rehabilitasi UPI pada Dinas Perikanan Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2023.

Di hadapan awak media, Febrianda Ryendra menyatakan bahwa masih banyak kasus yang menunggu di belakang penanganan perkara ini. Ia menggambarkan situasi tersebut dengan istilah “nomor antrean yang padat,” yang menandakan bahwa Kejari telah memiliki daftar target perkara korupsi lain yang akan segera ditindaklanjuti.

Nomor antrean padat ini,” ujar Febrianda Ryendra, mengisyaratkan bahwa dengan keterbatasan jumlah personil, pihaknya harus bekerja ekstra untuk memproses semua laporan dan temuan yang ada demi memenuhi harapan publik akan penegakan hukum.

Terkait kasus UPI sendiri, tersangka JBM dan AM kini ditahan di Lapas Kelas III Ba’a selama 20 hari ke depan, terhitung hingga 15 September 2025. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 subsider Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, dan kejaksaan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru seiring pengembangan penyidikan. (*/rn)

Berita Terkait

DistanKP Provinsi NTT Bakal Dorong Hilirisasi Padi Gora, Kacang Mbokak, dan Bawang Merah
Pertamina Patra Niaga Masifkan Koordinasi Lintas Sektor untuk Pastikan Kebutuhan Energi di Rote Ndao
Listrik Padam? Saatnya ‘Detox Gadget’ Sambil Berendam Segar di Oemau Akhir Pekan Ini
Gerak Cepat! Bupati dan Wabup Rote Ndao Bangun Komunikasi Strategis Atasi Krisis Listrik
Krisis BBM Akibat Cuaca Buruk, Listrik di Rote Ndao Hanya Akan Menyala 4 Jam Sehari
Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Bupati Instruksikan Nakes Aktif di Pustu dan Posyandu
Temukan Obat Kedaluwarsa, Bupati Rote Ndao Instruksikan Perbaikan Manajemen Puskesmas
Audit APBDes Rote Ndao, Temuan Hingga Rp 200 Juta dan Tunggakan Pajak Desa

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:26 WITA

DistanKP Provinsi NTT Bakal Dorong Hilirisasi Padi Gora, Kacang Mbokak, dan Bawang Merah

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:03 WITA

Pertamina Patra Niaga Masifkan Koordinasi Lintas Sektor untuk Pastikan Kebutuhan Energi di Rote Ndao

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:25 WITA

Listrik Padam? Saatnya ‘Detox Gadget’ Sambil Berendam Segar di Oemau Akhir Pekan Ini

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:24 WITA

Gerak Cepat! Bupati dan Wabup Rote Ndao Bangun Komunikasi Strategis Atasi Krisis Listrik

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:18 WITA

Krisis BBM Akibat Cuaca Buruk, Listrik di Rote Ndao Hanya Akan Menyala 4 Jam Sehari

Berita Terbaru

Secret Link