Dampak Banjir, Sawah di Lidamanu Gagal Panen

- Tim

Selasa, 28 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL• Sawah seluas 6 hektare sawah di kompleks persawahan Lualela, di desa Lidamanu Kecamatan Rote Tengah mengalami gagal panen. Hal ini diakibatkan curah hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Kabupaten Rote Ndao dalam dua hari berturut-turut, Kamis dan Jumat (5-6 Maret 2020) lalu, mengakibatkan rusaknya beberapa infrastruktur.

Bupati Rote Ndao,Paulina Haning Bullu, Wakil Bupati Stefanus Saek., Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Jonas M Selly dan Asisten administrasi pemerintahan umum sekretariat daerah kabupaten Rote Ndao, Untung Harjito, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Rote Ndao, Diksel Haning dan beberapa OPD terkait.

Selasa, 28 Juli 2020 meninjau mata air lela di Dusun Puamata Desa Lidamanu. Kunjungan tersebut, untuk melihat langsung akibat dari bencana banjir yang menimpa wilayah itu, awal Maret 2020, mengakibatkan lahan sawah milik 24 Pesawah rusak dan gagal panen.

Pemkab Bakal Beri Bantuan

Bupati Paulina mengatakan Pemerintah Kabupaten akan segera menggelar rapat untuk menggunakan dana tanggap darurat demi membantu masyarakat, namun tentunya melalui mekanisme.

Jadi dananya kurang lebih Rp 64 Jutaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan wakil Bupati juga memberikan bingkisan sembako kepada 24 pesawah sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban akibat gagal panen.

Sementara itu, Ketua kelompok persawahan Lualela, Polce Pello mengatakan, terdapat 24 bidang sawah yang tertimbun material yang dibawa banjir bulan Maret 2020 lalu.

Dari 24 bidang sawah itu, kondisi terparah pada dua bidang sawah, tidak bisa mengandalkan tenaga manusia untuk memindahkan timbunan lumpur yang sudah membukit di dalam sawah. Namun saat ini pemkab telah memperhatikan kami sebagai pesawah.

Camat Rote Tengah, Marthen Muskanan berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati mengunjungi warganya dan berdialog dengan para pesawah dan berjanji akan memberikan perhatian kepada para pesawah untuk untuk merelokasi mata air lelah yang rusak akibat bencana banjir Maret lalu, dengan demikian petani akan kembali bekerja seperti sedia kala. (*/idf)

Berita Terkait

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis
Jaga Mata Air Oemau, Pemuda Katolik Rote Ndao Awali Aksi Nyata Kelola Sampah
Bupati Paulus Henuk Apresiasi Peran Pemuda Katolik Dorong Perubahan di Rote Ndao
Dukung UMKM Penjual Ikan di Rote Barat Laut, Simson Polin Salurkan Bantuan Cool Box
Jaksa Agung Rotasi 114 Pejabat, Robby Permana Amri Jabat Kajari Rote Ndao

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Jumat, 17 April 2026 - 21:49 WITA

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Jumat, 17 April 2026 - 19:55 WITA

Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi

Kamis, 16 April 2026 - 13:11 WITA

Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis

Rabu, 15 April 2026 - 20:25 WITA

Jaga Mata Air Oemau, Pemuda Katolik Rote Ndao Awali Aksi Nyata Kelola Sampah

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Jumat, 17 Apr 2026 - 21:49 WITA

BERITA ROTE NDAO

Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:55 WITA

Secret Link