APBN Terbatas, KKP Tawarkan 8 Zona Industri Garam Rote Ndao ke Investor

- Tim

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan melibatkan pihak swasta secara signifikan. Lantaran keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah menawarkan pengelolaan delapan dari sepuluh zona tambak garam yang tersedia kepada investor.

​Direktur Sumber Daya Kelautan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Frista Yorhanita, menegaskan bahwa kolaborasi dengan investor mutlak diperlukan demi mengejar target swasembada garam nasional pada 2027.

​“Pengembangan kawasan industri Rote itu kan tidak mungkin pemerintah semua. Kemampuan APBN kami paling ya hanya bisa di dua zona, sisa delapan zonanya itu harus dilakukan oleh investor,” kata Frista dalam acara Hilirisasi Garam untuk Indonesia Mandiri di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

​Berdasarkan pemetaan KKP, kawasan industri garam di Rote Ndao memiliki luas total di kisaran 12.597 hingga 13.697 hektare. Dari total tersebut, pemerintah saat ini fokus menggarap proyek percontohan di Zona 1 seluas 1.025 hektare dan Zona 2 seluas 899,54 hektare. Pengembangan tahap pertama oleh KKP ini telah dimulai sejak tahun 2025 dan berlanjut ke tahap kedua pada tahun 2026.

​Sementara itu, sisa lahan seluas lebih dari 10.000 hektare yang terbagi dalam delapan zona lainnya akan diserahkan pengelolaannya kepada pihak swasta. KKP secara khusus membidik korporasi industri pengguna garam yang membutuhkan pasokan besar dan kontinu agar dapat berkontribusi memenuhi kebutuhan produksinya secara mandiri.

​“Kalau boleh saya sebut merek misalnya PT Indofood atau apalah, itu nanti akan berkontribusi minimal mereka jadi bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Karena kan mereka butuh dalam jumlah yang banyak dan kontinu,” ujar Frista.

​Pemilihan Rote Ndao sebagai lokasi strategis didukung oleh faktor iklim dengan intensitas panas matahari tinggi serta kualitas air laut yang baik. KKP menargetkan produktivitas kawasan ini mencapai 200 ton per hektare.

​Jika seluruh kawasan dikembangkan secara maksimal baik oleh pemerintah maupun swasta, potensi produksi garam dari Rote Ndao diperkirakan dapat mencapai 400.000 ton per tahun. Langkah ini diharapkan dapat menekan ketergantungan impor dan mendukung kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton per tahun.(*)

Berita Terkait

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa
Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak
Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar
Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 22:08 WITA

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa

Kamis, 30 April 2026 - 12:28 WITA

Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WITA

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Dinas Pertanian Rote Ndao Kawal Pemutakhiran e-RDKK Hingga Tingkat Desa

Kamis, 30 Apr 2026 - 22:08 WITA

BERITA ROTE NDAO

Luar Biasa! Guru SMKN Pantai Baru Urunan Dana Perbaiki Jalan Rusak

Kamis, 30 Apr 2026 - 12:28 WITA

BERITA ROTE NDAO

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:00 WITA

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA

Secret Link