Hadapi Demonstran di Tengah Hujan, Kapolres Rote Ndao Tawarkan Dialog Soal Kasus ITE

- Tim

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P menemui aksi.masa unjuk rasa damai didepan Mapolres Rote Ndao, Senin (08/09/2025) | Foto: Humas Polres Rote Ndao/tribrata.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono.,S.ST.,M.K.P menemui aksi.masa unjuk rasa damai didepan Mapolres Rote Ndao, Senin (08/09/2025) | Foto: Humas Polres Rote Ndao/tribrata.

ROOLNEWS.ID – Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P., menemui langsung massa aksi yang menuntut pembebasan tersangka kasus ITE berinisial EFM di depan Mapolres Rote Ndao, Senin (08/09/2025). Di tengah hujan deras, Kapolres mendengarkan orasi selama kurang lebih satu jam sebelum menawarkan ruang audiensi untuk menjelaskan proses hukum yang berjalan.

Aksi yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Keadilan untuk EFM ini diikuti oleh sekitar puluhan orang. Mereka menuntut agar EFM, yang telah ditahan di sel Polres Rote Ndao, segera dibebaskan.

Naik ke atas mobil komando, AKBP Mardiono menjelaskan bahwa Polri menjamin kemerdekaan menyampaikan pendapat sesuai UU No. 9 Tahun 1998. Ia menegaskan, bahwa Setiap Laporan yang disampaikan akan diproses sesuai SOP dan pihaknya tetap profesional dalam menangani kasus tersebut.

Kapolres kemudian mengundang perwakilan aksi untuk berdialog di dalam Mapolres agar proses hukum dapat dijelaskan secara rinci. Namun, ajakan audiensi tersebut tidak terlaksana atas kesepakatan koordinator aksi. Massa aksi sebaliknya meminta untuk bertemu dengan EFM di ruang tahanan.

Permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi sepenuhnya, karena Kapolres menjelaskan bahwa hanya keluarga dekat yang diizinkan membesuk tahanan. Aksi damai ini akhirnya berakhir sekitar pukul 15.00 Wita setelah dua orang perwakilan keluarga selesai membesuk EFM. (*/rn)

Berita Terkait

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar
Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester
Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan
Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN
Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WITA

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 April 2026 - 19:47 WITA

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Rabu, 22 April 2026 - 01:07 WITA

Pastikan Kesesuaian LKPJ 2025, Pansus DPRD Rote Ndao Uji Petik Proyek Fisik di Lapangan

Rabu, 22 April 2026 - 00:55 WITA

Jamin Meritokrasi, Pemkab Rote Ndao Konsultasikan Usulan 11 Pejabat JPT ke BKN

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Target 2027, Kisah Hidup Legislator Simson Polin Segera Layar Lebar

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:00 WITA

BERITA ROTE NDAO

Modernisasi Pertanian, Petani Kapasiok Mulai Gunakan Combine Harvester

Minggu, 26 Apr 2026 - 19:47 WITA

Secret Link