KKP dan Pemkab Rote Ndao Bergerak Cepat, Wujudkan Sentra Garam Industri di Rote

- Tim

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Komitmen kuat untuk menjadikan Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu sentra produksi garam industri terus diwujudkan melalui langkah konkret. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, bersama Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Ir. Koswara, MP, dan tim, melakukan survei intensif ke calon lokasi pembangunan di Kecamatan Rote Timur dan Landu Leko, pada Jumat (16/5/2025).

Peninjauan bersama Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kepala Balai Besar Pengujian dan Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan, serta Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang ini, bertujuan untuk memetakan potensi dan memastikan kesiapan teknis lapangan. Desa Matasio di Kecamatan Rote Timur juga menjadi salah satu titik fokus utama dalam kunjungan kerja tersebut.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Ir. Koswara, MP, mengungkapkan bahwa survei ini adalah bagian dari upaya percepatan realisasi program strategis KKP.

“Dari siang tadi setelah Jumatan, kita melihat beberapa lokasi yang akan di apa namanya, dibangun ya, menjadi sentra garam. Kita melihat dukungannya, antara lain dari sumber air, kemudian dari Pemerintah Daerah, terutama Pak Bupati. Kita mendapatkan dukungan, mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan di program di 2025.” ujar Koswara.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menyambut dengan antusias dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian penuh pemerintah pusat.

“Tentu saja, Pak Dirjen, atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih buat Bapak dan tim dari Jakarta maupun dari provinsi, seluruh unsur KKP,” kata Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Paulus Henuk menyatakan optimismenya terhadap prospek Rote Ndao sebagai produsen garam industri yang signifikan.

“Kita optimis bahwa semoga dengan kebijakan Pak Presiden dan Pak Menteri untuk kita swasembada garam, terutama untuk garam industri, kita harapkan Rote Ndao bisa menjadi sentra produksi garam industri. Sehingga ke depan, bangsa ini tidak harus lagi tergantung pada impor garam dari luar, tapi kita bisa produksi di dalam negeri,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran pemerintah pusat dalam proyek ini sangat dirasakan.

“Kalau sampai ini bisa terwujud, tentu saja saya dan seluruh masyarakat Rote Ndao, Bapak, akan mengucapkan terima kasih buat Pemerintah Pusat. Betul-betul pemerintah hadir,” imbuh Bupati, seraya menegaskan kesiapan Kabupaten Rote Ndao sebagai wilayah terdepan Indonesia untuk mendukung kebijakan pro-rakyat.

“Rote Ndao sebagai pintu ter-selatan Indonesia, kami sangat menyambut baik dengan kebijakan yang sangat pro-rakyat. Sampaikan salam hormat buat Pak Menteri dan Pak Presiden,” tutupnya.

Bupati Paulus berharap, langkah kolaboratif ini segera memasuki tahap perencanaan detail dan implementasi, sehingga target swasembada garam nasional dapat tercapai, sekaligus memberikan dampak positif berkelanjutan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Rote Ndao. (*/rn)

Berita Terkait

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak
PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban
Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi
Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis
Jaga Mata Air Oemau, Pemuda Katolik Rote Ndao Awali Aksi Nyata Kelola Sampah
Bupati Paulus Henuk Apresiasi Peran Pemuda Katolik Dorong Perubahan di Rote Ndao
Dukung UMKM Penjual Ikan di Rote Barat Laut, Simson Polin Salurkan Bantuan Cool Box
Jaksa Agung Rotasi 114 Pejabat, Robby Permana Amri Jabat Kajari Rote Ndao

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:36 WITA

Pekan Depan, Polres Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak

Jumat, 17 April 2026 - 21:49 WITA

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Jumat, 17 April 2026 - 19:55 WITA

Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi

Kamis, 16 April 2026 - 13:11 WITA

Bukan Sekadar Tong Sampah, RD Peter Seto Dai Tekankan Pentingnya Edukasi Ekologis

Rabu, 15 April 2026 - 20:25 WITA

Jaga Mata Air Oemau, Pemuda Katolik Rote Ndao Awali Aksi Nyata Kelola Sampah

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

PIAR NTT Ultimatum Polres Rote Ndao, Penanganan Kasus Anak Dinilai Lamban

Jumat, 17 Apr 2026 - 21:49 WITA

BERITA ROTE NDAO

Buntut Aksi Massa di Gedung DPRD, Sekwan Rote Ndao Lapor Polisi

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:55 WITA

Secret Link