Bupati Rote Ndao Tinjau Longsor dan Lokasi Pasca Banjir di Batefalu

- Tim

Rabu, 20 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOL NEWS • Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus M Saek didampingi Kabag Umum Handryans Bessie bersama rombongan meninjau langsung lokasi pasca banjir dan longsor di Desa Batefalu Kecamatan Rote Timur, Rabu (20/1/2021) pagi.

Hujan deras yang mengguyur di Desa Batefalu Kecamatan Rote Timur, Rote Ndao, pada Selasa (19/1/2021) kemarin, membuat sejumlah rumah warga terendam banjir. Ada 46 rumah warga di desa Batefalu, diantaranya di dusun Lokodela, dusun Ufa, dusun Batula dan dusun Fukadale, yang terdampak.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Diksel Haning mengatakan, banjir genangan yang masuk ke rumah warga terjadi akibat tingginya intensitas hujan. “Hujannya mulai pukul 06.00 WITA hingga 18.00 WITA, cukup lebat. Sehingga 46 rumah warga terendam banjir. Namun air cepat surut tak lebih 3 jam.” kata Diksel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, setelah tim reaksi cepat Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah mendapat informasi dari warga, Selasa, kemarin. Pihaknya segera mengecek kondisi di lapangan.

Selain banjir, pihaknya juga mengecek longsor di bahu jalan sepanjang 21 meter di Dusun Ufa Desa Batefalu. Bahkan, ada dua rumah warga yang terancam ikut longsor karena jaraknya berdekatan.

“bantuan Logistik bagi Warga yang terdampak juga sudah diberikan.” Kata Diksel kepada ROOL.

Seiring terjadinya musim penghujan, curah hujan yang tinggi, Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dalam kesempatan tersebut meminta agar masyarakat waspada dan siap mengantisipasi adanya bencana banjir dan longsor.

“intensitas hujan tinggi jadi masyarakat harus berhati-hati. Bencana itu sewaktu-waktu ada, jadi waspada.” Pesan Paulina.

Untuk penanganan kedepan dan mengantisipasi banjir yang sering terjadi jika curah hujan tinggi, lanjut Bupati, Pemerintah bakal membangun drainase atau saluran air dan tembok penahan tanah untuk menahan tanah agar tidak runtuh atau longsor ke rumah warga.

Terlihat berada di lokasi terdampak, selain Kepala BPBD Kabupaten Rote Ndao dan jajarannya, pihak Dinas PUPR Kabupaten Rote Ndao, Satpol PP Kabupaten Rote Ndao dan Pj Kepala Desa Batefalu beserta perangkatnya. (rnd)

Berita Terkait

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair
Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin
Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan
Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan
Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas
Rote Ndao Jadi Salah Satu Fokus Pemutakhiran Peta Bahasa BBP NTT
Ketika Benteng Rumah Tangga Ditembus HIV, IRT Jadi Kelompok Paling Rentan
146 Kasus HIV/AIDS: IRT Mendominasi, Wabup Ingatkan Pentingnya Kesetiaan

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 15:50 WITA

Rp 9,2 Miliar Dana Desa Tahap II untuk 48 Desa di Rote Ndao Terancam Gagal Cair

Senin, 8 Desember 2025 - 10:38 WITA

Propam Polres Rote Ndao Gelar Gaktibplin, 15 Anggota Diberikan Tindakan Disiplin

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:23 WITA

Tinjau K-SIGN Bersama Bupati Rote Ndao, Kemenko Marves dan KKP Pastikan Proyek Sesuai Aturan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:42 WITA

Mahasiswa UCB Gelar Festival Rote Malole, Wabup Sebut Mitra Strategis Pembangunan

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:43 WITA

Pemkab dan Kemenko Polkam Rumuskan Langkah Pengawasan Laut dan Isu Pelintas Batas

Berita Terbaru

Secret Link