Di Rote Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

Senin, 3 Apr 2017 • 2 menit membaca

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di Rote Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

ROOL, BA’A – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mewaspadai dampak hujan lebat disertai angin kencang dan petir, yaitu banjir, tanah longor serta gelombang tinggi.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Bambang Setiaji, seperti dilansir dari Harian88, Minggu (2/4). Bambang mengatakan, hingga beberapa hari ke depan potensi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir berpeluang besar terjadi.

Menurutnya, pada tanggal 3 April 2017 pukul 08.00 WITA masih berpotensi terjadi hujan dan angin kencang dengan intensitas sedang/lebat di Passabe, Weoe, Noemuti, Niki Niki, Kapan, Soe, Ponbaun, Kolbano, Oetune, Taemaman, Naifalo, Camplong, Barate, Oeao, Naktuka, Baun, tuakdale, Akle, Pulau Rote Ndao, dan diperkirakan akan meluas ke Pulau Sabu Raijua.

Bambang mengatakan dampak yang rawan terjadi dalam kondiis iklim hujan ekstrem seperti saat adanya banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang yang sering tidak diwaspadai oleh warga setempat, terutama yang melakukan perjalanan melintasi lokasi-lokasi tersebut.

“bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan dan masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk mewaspadai potensi gelombang laut tinggi, dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter di perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia Barat, Bengkulu hingga selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Khusus untuk gelombang tinggi di wilayah perairan NTT yang diperkirakan dipicu oleh adanya pola garis angin siklonik (bukan terjadi siklon) di wilayah tersebut.

Biasanya, pola garis ini terbentuk karena adanya daerah tekanan rendah di wilayah tersebut, katanya menjelaskan.

“Kondisi pola angin siklonik mempengaruhi cuaca wilayah sekitarnya seperti peringatan curah hujan dan peningkatan kecepatan angin,” katanya lagi.

Artinya, situasi itu terjadi karena adanya kecepatan angin yang meningkat, sehingga menyebabkan peningkatan tinggi gelombang. (*/h8c)

Info Iklan

Mau Pasang Iklan?

Promosikan bisnis, produk, atau acara Anda dan jangkau ribuan pembaca setia RoteOnline News!

Hubungi via WhatsApp

Bagaimana perasaan Anda?

Berita Terkait

Kemah Pemuda Rote IV Resmi Ditutup, Peserta Diharapkan Jadi Pelaku Utama Perubahan
Rote Hospitality Academy Perpanjang Penerimaan Murid Baru Angkatan ke-3 hingga 30 Mei 2026
Selalu Dekat Wapres Gibran, Bupati Paulus Henuk Beberkan Fakta di Balik Layar Kunker Rote Ndao
Kuliner Tenteng Wijen Rote Ndao Mulai Berinovasi
Didominasi Perempuan, 101 Peserta Ikuti Kemah Pemuda Rote IV
Gubernur NTT Pastikan Program Pusat di Rote Ndao Berjalan Maksimal Saat Dampingi Kunjungan Wapres Gibran
Filantropis Pemuda Katolik Rote Ndao Serahkan Dua Tempat Sampah untuk Gereja St. Fransiskus Xaverius Batutua
Wapres Perintahkan Pemkab Rote Ndao Benahi Data Petani Rumput Laut, Ada Apa?

Berita Terkait

Di Rote Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang
Di Rote Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang
Di Rote Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang
Wakil Gubernur NTT, Bupati Rote Ndao dan Sekda Rote Ndao foto bersama saat meninjau produk ekonomi kreatif milik masyarkat di Desa Oetefu, Jumat (22/5/2026) | ROOL/Ho-hmsrn
Di Rote Masih Berpotensi Hujan dan Angin Kencang
Bagikan fb wa tg tw copy ×
🤖 Baca Cepat ×