ROOLNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Perhubungan bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan evaluasi menyeluruh terhadap armada kapal cepat Bahari Express rute Kupang – Rote (PP). Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas keluhan masyarakat terkait aspek kenyamanan dan pelayanan transportasi laut tersebut.
Sidak dan evaluasi tersebut dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada tanggal 30 Desember 2025 dan 10 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao, Hangry Mooy, S.H, M.Si, dengan didampingi oleh Kepala Bidang Perhubungan Laut, Jhon Lusi, serta Kepala Seksi Keselamatan Pelayaran, Yosua Sodakh.

Dalam pemantauan di lapangan, Sekretaris Dinas Perhubungan mengungkapkan adanya sejumlah temuan yang tidak memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2015 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 119 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut.
Beberapa temuan krusial yang dicatat oleh tim meliputi kondisi pendingin ruangan (AC) yang tidak optimal di beberapa dek penumpang, terutama saat kapasitas penumpang dalam kondisi penuh. Selain itu, petugas menemukan adanya kursi pada ruangan VIP yang rusak atau tidak terpasang, adanya praktik penjualan tiket yang melebihi kapasitas kursi yang tersedia (overcapacity), serta terjadinya penumpukan barang bawaan di sepanjang jalur evakuasi yang dapat membahayakan keselamatan.
Menyikapi berbagai temuan tersebut, Dinas Perhubungan akan segera memanggil manajemen Bahari Express untuk melakukan perbaikan serta memberikan jaminan pelayanan yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Hasil evaluasi ini juga akan direkomendasikan kepada Gubernur NTT melalui Dinas Perhubungan Provinsi NTT dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
“Keselamatan dan Kenyamanan warga Kabupaten Rote Ndao adalah prioritas utama. Kami tidak akan segan merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi NTT jika tidak ada perubahan atau perbaikan setelah pemeriksaan ini,” tegas Hangry Mooy.
Ia juga menghimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap memberikan masukan yang konstruktif. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan jika masih menemukan kendala pelayanan pada armada kapal cepat tersebut di masa mendatang. (*/H2/dishubrn)







