PR Besar Sektor Kesehatan Rote Ndao: Partisipasi Cek Gratis Rendah, Target BPJS Jauh Tertinggal

- Tim

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT Melki Laka Lena (tengah)saat bertemu dengan pejabat daerah di Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (20/9/2025) | Foto: mll

Gubernur NTT Melki Laka Lena (tengah)saat bertemu dengan pejabat daerah di Kabupaten Rote Ndao, Sabtu (20/9/2025) | Foto: mll

ROOLNEWS.ID – Sektor kesehatan di Kabupaten Rote Ndao menghadapi tantangan serius terkait partisipasi masyarakat dalam program vital pemerintah. Tingkat keikutsertaan warga dalam Program Nasional Cek Kesehatan Gratis baru mencapai sekitar 12 persen, sementara target kepesertaan BPJS Kesehatan masih jauh dari harapan.

Fakta ini menjadi sorotan utama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat memberikan arahan kepada jajaran pemerintah daerah di Auditorium Ti’i Langga. pada hari Sabtu.

Gubernur memaparkan bahwa jumlah peserta BPJS Kesehatan di kabupaten terselatan NKRI itu saat ini baru tercatat 13 ribu orang. Angka ini masih terpaut jauh dari target yang ditetapkan, yaitu sebanyak 22 ribu peserta. Untuk mengatasi kesenjangan ini, ia secara khusus meminta para kepala desa dan lurah untuk bekerja serius dalam menyiapkan data warga yang valid.

“BPJS ini sangat penting dan banyak manfaatnya. Saya minta para kepala desa dan lurah bekerja serius membuat data yang valid agar bisa diusulkan ke pusat untuk pembiayaan melalui Kementerian Sosial,” ujar Melki, Sabtu (20/9/2025).

Selain masalah kepesertaan BPJS, rendahnya partisipasi pada program Cek Kesehatan Gratis juga menjadi perhatian. Menurut Gubernur, program ini krusial untuk memetakan kondisi kesehatan riil masyarakat agar langkah penanganan bisa lebih efektif.

“Cek kesehatan ini penting supaya kita tahu betul kondisi masyarakat, sehingga langkah penanganan bisa lebih tepat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki juga menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas diagnostik di setiap puskesmas. Ia mengingatkan agar program kesehatan dapat berjalan sinergis dengan program nasional lain seperti Makan Bergizi Gratis dan rumah layak huni untuk mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (*/rn)

Berita Terkait

Pasca RDP, Komisi II DPRD Rote Ndao Minta Dinas Kesehatan Benahi Manajemen SDM Puskesmas Feapopi
APBN Terbatas, KKP Tawarkan 8 Zona Industri Garam Rote Ndao ke Investor
Respons Cepat Wabup Apremoi, Rumah Tak Layak Huni di Oelolot Segera Dibangun
Tim Pertamina Turun Minggu Depan, Bupati Cek Lokasi Jobber
Tinjau Gudang Tunganamo, Bupati: Jangan Main-main dengan Distribusi Pupuk
Permudah Warga, Pemkab Rote Ndao Digitalkan Pembayaran Pajak via Bank NTT
Tindak Lanjuti Isu Pelayanan, Komisi II DPRD Rote Ndao Agendakan Pemanggilan Pihak Puskesmas Feapopi
DPRD Rote Ndao Mulai Bedah 13 Ranperda Strategis Tahun 2026

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:48 WITA

Pasca RDP, Komisi II DPRD Rote Ndao Minta Dinas Kesehatan Benahi Manajemen SDM Puskesmas Feapopi

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:03 WITA

APBN Terbatas, KKP Tawarkan 8 Zona Industri Garam Rote Ndao ke Investor

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:11 WITA

Respons Cepat Wabup Apremoi, Rumah Tak Layak Huni di Oelolot Segera Dibangun

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:36 WITA

Tim Pertamina Turun Minggu Depan, Bupati Cek Lokasi Jobber

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:19 WITA

Tinjau Gudang Tunganamo, Bupati: Jangan Main-main dengan Distribusi Pupuk

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

APBN Terbatas, KKP Tawarkan 8 Zona Industri Garam Rote Ndao ke Investor

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:03 WITA

BERITA ROTE NDAO

Tim Pertamina Turun Minggu Depan, Bupati Cek Lokasi Jobber

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:36 WITA

BERITA ROTE NDAO

Tinjau Gudang Tunganamo, Bupati: Jangan Main-main dengan Distribusi Pupuk

Rabu, 11 Feb 2026 - 18:19 WITA

Secret Link