Proyek Garam Nasional Bawa Investasi Triliunan, Targetkan 46.000 Lapangan Kerja dan Pertumbuhan 10%

- Tim

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROOLNEWS.ID – Kabupaten Rote Ndao berada di ambang transformasi ekonomi besar-besaran dengan diluncurkannya megaproyek Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (KSIGN). Proyek strategis ini diproyeksikan akan membawa dampak ekonomi turunan hingga Rp 4,86 triliun, menyerap total 46.000 tenaga kerja, dan mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi daerah hingga 10% per tahun.

Rencana monumental ini dipaparkan secara rinci oleh Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, dalam acara sosialisasi percepatan penyiapan lahan yang digelar di Gereja GMIT Ebenheser Soao, Desa Daiama, pada Rabu (18/6/2025).

Menurutnya, keberhasilan proyek yang akan menjadikan Rote Ndao sebagai pilar swasembada garam nasional pada 2027 ini bergantung sepenuhnya pada kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

“tambak garam dan pabrik garam ini akan terjadi kalau bapak-ibu dan pemerintah bisa bekerja sama terkait lahan yang akan dikerjakan,” ujar Bupati di hadapan warga, pemilik lahan, dan tokoh masyarakat.

Proyek KSIGN ini akan dikembangkan di atas lahan dengan total potensi seluas 13.868,96 hektar, yang tersebar di 13 desa pada tiga kecamatan; Landuleko, Rote Timur, dan Pantai Baru. Pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap dengan total investasi awal untuk dua fase pertama saja mencapai Rp 1,603 triliun.

Efek domino dari proyek ini diperkirakan akan menyentuh seluruh sendi perekonomian Rote Ndao.

Selain penyerapan puluhan ribu pekerja, geliat ekonomi akan menumbuhkan hingga seribu unit UMKM baru di sektor warung makan, penginapan, dan logistik, dengan proyeksi omzet tahunan mencapai Rp 200 miliar. Dampaknya juga akan merambah ke sektor primer, di mana hingga dua ribu petani dan ratusan nelayan akan terserap dengan pendapatan yang meningkat signifikan.

Tidak hanya itu, sektor jasa pendukung juga akan mengalami lonjakan permintaan yang signifikan. Proyek ini akan memicu kebutuhan hingga sembilan ribu unit hunian baru seperti kost dan kontrakan, serta menciptakan kebutuhan puluhan ribu perjalanan setiap harinya yang akan menghidupkan sektor transportasi. Proyeksi ini bahkan merambah hingga sektor pariwisata, dengan dibukanya potensi agro-wisata edukasi garam yang menargetkan puluhan ribu pengunjung per tahun. Secara makro, pemerintah menargetkan kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 150 miliar dan pertumbuhan PDRB mencapai 100%.

Pemerintah juga memastikan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton. Telah dirancang skema pemberdayaan yang akan merekrut masyarakat pemilik lahan menjadi karyawan sesuai keahliannya. Lebih jauh lagi, akan ada program beasiswa tingkat sarjana bagi anak-anak pemilik lahan serta pencetakan tenaga kerja terampil melalui pendidikan vokasi.

Keseriusan penuh pemerintah daerah dalam mengawal proyek ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pimpinan secara lengkap. Turut hadir mendampingi Bupati Paulus Henuk, yaitu Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, Sekretaris Daerah Drs. Jonas M. Selly, MM, para Asisten Sekda, sejumlah pimpinan OPD, Camat Landu Leko, Kepala Desa Daiama, Bhabinkamtibmas, serta para tokoh masyarakat setempat. (*/rn)

Berita Terkait

Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Bupati Instruksikan Nakes Aktif di Pustu dan Posyandu
Temukan Obat Kedaluwarsa, Bupati Rote Ndao Instruksikan Perbaikan Manajemen Puskesmas
Audit APBDes Rote Ndao, Temuan Hingga Rp 200 Juta dan Tunggakan Pajak Desa
Marathon Agenda Kerja, Bupati Rote Ndao Turun Lapangan Pantau Layanan dan Proyek
Sikapi Keluhan Warga, Bupati Rote Ndao Sidak Puskesmas Feapopi dan Korbafo
Paradigma Baru PMI, NTT Siapkan Layanan Dukcapil di Luar Negeri dan Dana Abadi
Wabup Rote Ndao Apremoi Dethan Hadiri Rakor Penanganan PMI di Kupang
Soroti “Rapor Merah” Pendidikan dan Kesehatan, Bupati Rote Ndao Instruksikan Pembenahan Segera

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Bupati Instruksikan Nakes Aktif di Pustu dan Posyandu

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:46 WITA

Temukan Obat Kedaluwarsa, Bupati Rote Ndao Instruksikan Perbaikan Manajemen Puskesmas

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:26 WITA

Audit APBDes Rote Ndao, Temuan Hingga Rp 200 Juta dan Tunggakan Pajak Desa

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:56 WITA

Marathon Agenda Kerja, Bupati Rote Ndao Turun Lapangan Pantau Layanan dan Proyek

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:54 WITA

Sikapi Keluhan Warga, Bupati Rote Ndao Sidak Puskesmas Feapopi dan Korbafo

Berita Terbaru

BERITA ROTE NDAO

Sikapi Keluhan Warga, Bupati Rote Ndao Sidak Puskesmas Feapopi dan Korbafo

Selasa, 20 Jan 2026 - 22:54 WITA

Secret Link